Bupati Magelang Serahkan Bantuan ATENSI untuk Anak Yatim dan Rentan
- calendar_month Rab, 28 Mei 2025

Bupati Magelang Menyerahkan Bantuan Sosial Atensi Kepada Anak Yatim Piatu dan AMPK
BNews-MAGELANG- Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, secara simbolis menyerahkan bantuan sosial ATENSI kepada anak yatim, piatu, yatim piatu (YAPI); serta Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) di Pendopo Merapi, Rumah Dinas Bupati, Rabu (28/5/2025).
Bantuan ini merupakan bagian dari program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) yang telah dijalankan oleh Kementerian Sosial sejak 2019.
Sasaran program ini adalah anak-anak yatim dan/atau piatu dari keluarga kurang mampu yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS);
Lalu berusia di bawah 18 tahun, memiliki NIK dan dokumen kependudukan, serta bukan berasal dari keluarga ASN, TNI, atau Polri.
Dalam sambutannya, Bupati Grengseng Pamuji menyampaikan bahwa bantuan disalurkan secara rutin dua bulan sekali dengan nominal Rp400.000 per anak.
Di Kabupaten Magelang, jumlah penerima manfaat reguler mencapai sekitar 1.300 anak. Tahun ini, terdapat tambahan 367 penerima baru yang tersebar di 21 kecamatan.
“Penyaluran Bantuan ATENSI YAPI dari Kementerian Sosial bekerja sama dengan Bank Himbara (Bank Mandiri), bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota dengan penyerahan buku tabungan dan pengaktifan ATM,” ujar Grengseng.
Perlindungan Khusus bagi Anak YAPI dan AMPK
Selain program dari Kemensos, anak-anak YAPI dan AMPK juga mendapatkan perhatian dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). Pemerintah terus berupaya memberikan perlindungan komprehensif kepada anak-anak dalam kondisi rentan.
“Selain perlindungan sosial untuk anak yatim dan atau yatim piatu dari Kementerian Sosial RI, Pemerintah melalui Kementerian PPPA juga memberikan perlindungan khusus kepada Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK),” jelas Grengseng.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Kebijakan perlindungan anak dari Kemen PPPA mencakup berbagai aspek, mulai dari perlindungan hukum hingga dukungan sosial, pendidikan, dan kesehatan. Hal ini dilakukan untuk memastikan anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, bebas dari bahaya, eksploitasi, dan kekerasan.
“Kepedulian dan perhatian kepada anak adalah tanggung jawab kita bersama untuk mewujudkan generasi emas dan dalam rangka terwujudnya Visi Misi Magelang Anyar Gress, Magelang yang aman, nyaman, religius, unggul, dan sejahtera,” lanjutnya.
1.600 Anak Telah Terima Intervensi Bantuan Sosial
Kepala Dinas Sosial PPKB PPPA Kabupaten Magelang, Bela Pinarsi, melaporkan bahwa hingga saat ini sekitar 1.600 anak; telah menerima intervensi bantuan.
Pada tahap pertama, bantuan diberikan kepada sekitar 200 anak beserta orang tua atau walinya. Tahap kedua juga akan menyalurkan bantuan kepada sekitar 200 anak.
“Untuk hari ini seluruhnya ada 367 yang hadir di sini beserta orang tuanya atau walinya, dan insya Allah, nanti juga ada dari wilayah Kota Magelang yang ikut bersama di sini sekitar 10 anak untuk kita berikan pelayanan yang sama dan juga bantuan AMPK dari Kementerian Sosial yang akan diberikan kepada anak-anak yang sudah kita tunjuk untuk hadir pada hari ini,” kata Bela.
Bantuan untuk Kebutuhan Pendidikan dan Pengembangan Anak
Direktur Rehabilitasi Anak pada Kementerian Sosial, Kahono Agung Suhartoyo, menegaskan bahwa bantuan yang diberikan harus dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan anak, seperti kebutuhan pendidikan dan alat bantu belajar.
“Untuk anak-anak yang kecil dan masih butuh alat permainan edukatif, bapak-ibu bisa menggunakan bantuan dengan membelikan mainan itu anak-anak yang edukatif, kira-kira bisa memberikan penguatan otak,” ujar Kahono.
Ia berharap pemerintah daerah terus berkomitmen dalam mendampingi anak-anak menuju masa depan yang lebih baik. “Kami berharap pemerintah daerah berkomitmen bersama untuk membersamai dan hadir untuk anak-anak untuk melangkah menuju masa depan,” tutupnya. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar