Command Center Jadi Saksi Transformasi Digital, Guru Madrasah Magelang Dilatih Gunakan AI
- calendar_month Sel, 10 Feb 2026

Ratusan Guru Madrasah Ikuti Pelatihan AI untuk Buat Materi Belajar
BNews-MAGELANG – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Magelang menggandeng komunitas Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Magelang; menyelenggarakan pelatihan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bagi guru madrasah. Kegiatan ini digelar secara hybrid dan diikuti lebih dari 100 peserta.
Pelatihan dipusatkan di Command Center Pusaka Gemilang Kabupaten Magelang, Selasa (10/2), dengan peserta yang hadir langsung maupun mengikuti secara daring dari berbagai madrasah di wilayah Kabupaten Magelang.
Kepala Diskominfo Kabupaten Magelang, Budi Daryanto, menekankan pentingnya para guru untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, termasuk pemanfaatan AI dalam proses pembelajaran.
“Gunakan kesempatan hari ini untuk mengenal AI sebagai asisten cerdas dalam tugas mengajar, sehingga waktu yang ada dapat lebih optimal untuk memberikan perhatian kepada siswa dan santri,” pesannya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mulai dari pengenalan dasar AI, etika penggunaan kecerdasan buatan,; teknik prompting, hingga praktik pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan.
Guru juga dibekali akses Learning Management System (LMS) sebagai sarana pembelajaran lanjutan guna memperdalam pemahaman terkait teknologi AI.
Pada sesi praktik, para guru dilatih menggunakan berbagai tools AI untuk mendukung kegiatan belajar mengajar maupun pekerjaan administratif. Beberapa di antaranya Napkin AI untuk kebutuhan administrasi serta Suno AI yang dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran di kelas.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Trainer pelatihan, Diah Arifika, menyampaikan bahwa Program AI Goes To School (AIGTS) Mafindo bertujuan memperkuat kapasitas guru madrasah agar lebih adaptif dan kritis menghadapi era kecerdasan buatan.
“Melalui literasi digital dan etika AI, guru didorong menjadi garda depan pendidikan yang cerdas, aman, dan bertanggung jawab di ruang digital,” jelasnya.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari unsur legislatif. Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Magelang, Bintang Adi Taruna dan Indra Kurniawan, turut hadir dan memberikan apresiasi; atas terselenggaranya pelatihan tersebut.
“AI tidak akan menggantikan peran guru di madrasah, tetapi akan menjadi asisten cerdas yang mendukung kinerja guru,” ujar Bintang, anggota komisi III DPRD Kabupaten Magelang.
Melalui pelatihan ini, Diskominfo dan Mafindo berharap para guru madrasah semakin siap memanfaatkan teknologi AI secara bijak; untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat literasi digital di lingkungan pendidikan. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2




Saat ini belum ada komentar