Daging Kambing Menyebabkan Tekanan Darah Tinggi? Begini Penjelasan Pakar Kesehatan

BNews—NASIONAL— Tidak sedikit masyarakat yang menghubungkan daging kambing dengan hipertensi atau tekanan darah tinggi. Mereka menganggap mengkonsumsi daging kambing bisa memicu tekanan darah tinggi pada seseorang.

banyak yang percaya dan akhirnya menghindari mengonsumsi daging kambing tersebut. Namun, apakah benar daging kambing dapat menyebabkan hipertensi?

”Sebenarnya itu adalah mitos bahwa daging kambing bisa menyebabkan tekanan darah tinggi. Daging kambingnya itu sendiri tidak menyebabkan tekanan darah tinggi, tetapi mungkin dalam proses memasak daging kambing tersebut yang bisa memicu tekanan darah tinggi,” kata Master of Science in Nutrition and Health dari Wagening University, Belanda, Ardy Brian Lazuardi, Kamis (2/7).

Ardy menjelaskan, jika memasak daging kambing dengan penambahan sodium yang terlalu banyak, kemungkinan bisa menyebabkan tekanan darah tinggi. Sebab kandungan sodium yang berlebihan tersebut.

”Daging kambing sebenarnya tidak jauh berbeda dengan daging sapi. Namun memang masakan yang berbahan dasar daging kambing itu identik dengan santan, kecap, atau garam,” jelasnya

”Bahan-bahan inilah yang kemungkinan bisa menyebabkan tekanan darah tinggi tersebut. Jadi kalau dagingnya saja sebenarnya tidak menyebabkan hipertensi,” imbuh dia.

Untuk itu, ia menyarankan dalam menyajkan atau memasak daging kambing sebaiknya hindari bahan-bahan yang bisa menyebabkan tekanan darah tinggi. Untuk itu kalau ingin memakan daging kambing agar tidak tidak menambahkan kecap.

Loading...

”Kalau mau pakai kecap, pakai kecap yang rendah gula. Dan kalau ingin memasak menggunakan santan, bisa diganti santannya dengan susu almond. Sehingga tidak menyebabkan tekanan darah tinggi,” saran dia.

”Santan sendiri memiliki kandungan lemak yang tinggi, terutama lemak jenuh atau lemak jahat. Tingginya konsumsi lemak jenuh berkaitan dengan peningkatkan kadar kolesterol yang merupakan faktor risiko penyakit jantung,” imbuhnya. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: