Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Dugaan Terorisme di Enam Provinsi, PNIB Beri Apresiasi

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Dugaan Terorisme di Enam Provinsi, PNIB Beri Apresiasi

  • calendar_month 6 menit yang lalu

BNews-NASIONAL — Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) menyampaikan apresiasi kepada Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri atas langkah deteksi dini dan penegakan hukum terhadap dugaan jaringan terorisme di Indonesia.

Apresiasi tersebut disampaikan menyusul penangkapan 11 tersangka dugaan tindak pidana terorisme secara serentak di enam provinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Riau, dan Maluku Utara.

Ketua Umum PNIB, Abdur Rozaq Waluyo Wasis Nugroho atau Gus Wal, mengatakan pengungkapan tersebut menunjukkan ancaman terorisme masih perlu diwaspadai secara serius.

“Terima kasih Densus 88. Kerja deteksi dini dan penegakan hukum seperti ini sangat penting untuk menjaga Indonesia tetap aman dan mencegah ancaman; sebelum berkembang menjadi aksi kekerasan, dan terorisme” ujar Gus Wal.

Menurut informasi yang disampaikan PNIB, hasil penyidikan sementara menyebut para tersangka diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan yang terafiliasi paham Daulah Islamiyah dan jaringan terorisme lainnya.

Polisi juga disebut mendalami dugaan konsolidasi jaringan, indoktrinasi, propaganda, rekrutmen secara langsung maupun melalui media sosial, serta kegiatan pelatihan fisik dan menembak.

Gus Wal menilai temuan tersebut menjadi pengingat bahwa ancaman terorisme tidak selalu terlihat dalam bentuk aksi kekerasan secara terbuka. Menurutnya, upaya konsolidasi, propaganda, rekrutmen, dan indoktrinasi di ruang digital, termasuk melalui game online dan media sosial; perlu menjadi perhatian bersama.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“Jangan menunggu bom meledak atau korban berjatuhan baru kita bergerak. Pencegahan, deteksi dini, dan penegakan hukum justru harus dilakukan sejak ada indikasi jaringan sedang membangun kekuatan,” tegasnya.

PNIB juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh propaganda ekstremisme serta tidak memberi ruang bagi berkembangnya; ideologi kekerasan di tengah masyarakat.

“Indonesia harus terus dijaga sebagai rumah bersama. Kita lawan terorisme, radikalisme, intoleransi, khilafah dan segala bentuk kekerasan dengan penegakan hukum; pendidikan, persatuan, harmoni kebhinekaan dan penguatan kebangsaan,” pungkas Gus Wal. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less