Dihipnotis, Siswi SMK di Purworejo Diperkosa Pemulung

BNews–PURWOREJO– Aksi bejat dilakukan oleh seorang pemulung di Purworejo ini. Pelaku memberdayai seorang siswi SMK dengan memperkosanya dibawah sebuah jembatan dalam keadaan pingsan.

Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Haryo Seto Liestyawan membenarkan peristiwa tersebut. “Benar seorang siswi SMK di Kabupaten Purworejo menjadi korban oleh seorang pemulung berinisial WAL, 42. Pelaku merupakan warga Desa Tlogopucung Kandangan Temanggung,” katanya (18/2/2020).

Korban diketahui seorang siswi berusian 19 tahun dan tercatat sebagai pelajar sebuah SMK kelas XI. Dirinya disetubuhi pelaku di bawah jembatan beralaskan sarung milik pelaku dalam keadaan tidak sadar atau pingsan.

“Untuk peristiwa persetubuhan itu terjadi pada Rabu (12/2). Untuk lokasi di bawah jembatan Dusun Sejiwan Desa Trirejo Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo,” imbuhnya.

“Korban dan pelaku sebelumnya belum pernah saling kenal,” tegasnya.

Kasat Reskrim juga menjelaskan untuk kronologi kejadian bermula saat korban pulang sekolah. Saat itu korban menunggu angkot jurusan Purworejo – Kutoarjo di sekitar Alun-alun Purworejo pada pukul 17.30 WIB.

Tiba-tiba pelaku menemui korban dan mengajaknya berbincang hingga pukul 19.00 WIB. “Selanjutnya, korban diajak ke gazebo alun-alun dan berlanjut makan bakso dan minum es teh di warung depan SMP N 4 Purworejo,” paparnya.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Usai makan bakso dan minum es teh, korban merasa hilang akal sehatnya sehingga mengikuti apa yang dikatakan pelaku,” ungkapnya.

Pada pukul 21.00 WIB, pelaku mengajak korban berjalan kaki ke arah utara sampai di SPBU Suronegaran. Di lokasi itu, pelaku membeli sebotol air mineral yang katanya untuk melakukan ritual agar Ibu korban sembuh dari penyakit yang dideritanya serta demi masa depannya yang cerah.

“Korban dikasih air minum yang sudah dibacakan doa-doa oleh pelaku. Kemudian korban tidak berdaya,” lanjutnya.

Kemudian korban membawa pelaku ke sebuah jembatan untuk melampiaskan nafsu bejatnya. “Pelaku menyetubuhi korban di bawah jembatan beralaskan sebuah sarung miliknya,” ungkapnya.

Kejadian tidak berlangsung lama, keduanya lalu menuju sebuah masjid tidak jauh dari lokasi. Di situlah korban menyadari telah mendapat perlakuan tidak senonoh.

“Korban lalu berteriak-teriak meminta tolong kepada warga,” sebutnya.

Polisi menangkap pelaku setelah mendapat laporan. Dari kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain, sarung, pakaian korban, dan botol bekas air mineral.

Atas perbuatannya, Wal dijerat dengan pasal 286 KUHP tentang persetubuhan dengan perempuan yang bukan istrinya, sedang diketahuinya bahwa perempuan itu pingsan atau tidak berdaya.

“Ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” tandasnya.

Sementara itu, pelaku kepada wartawan mengaku bahwa sehari-hari ia mengumpulkan barang rongsokan. Ia juga mengaku baru kenal dengan korban dan berhasil memperdayainya. (*/Lubis)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: