Dosen Untidar Magelang yang Posting Ujaran Kebencian Diperiksa

BNews—MAGELANG— Universitas Tidar Magelang melakukan langkah cepat menindaklanjuti postingan ujaran kebencian yang dilakukan oleh Hendrarto, salah satu dosen di kampus negeri tersebut. Pihak kampus merasa kecolongan.

Sebagai langkah berikutnya, pihak kampus saat ini langsung memproses secara internal dosen tersebut. Dia mulai diperiksa terkait dugaan pelanggaran tersebut. “Sekarang masih dilakukan pemeriksaaan tingkat awal di Fakultas,” kata Kepala Bagian Akademik Kemahasiswaan Perencanaan dan Kerjasama (BAKPK) Untidar Giri Atmoko kepada borobudurnews.com.

Advertisements


Setelah diperiksa di tingkat fakultas, dosen tetap di Untidar itu akan menjalani pemeriksaan lanjutan ditingkat Universitas setelah melalui tim Kode Etik. “Sesuai perataturan yang ada kalau dianggap salah ini salah. Bahwa nanti hasilnya seperti apa, sesuai hasil pemeriksaan,” kata dia.


Untidar sendiri, kata dia mengaku kecolongan terhadap postingan Hendrarto tersebut. Menurutnya postingan tersebut seharurnya tidak dilakukan.

Hendrarto sendiri, kata dia merupakan dosen tetap Fakultas Ilmu sosial dan politik di Untidar Magelang sejak 1992 saat masih sebagai universitas swasta. Mulai tahun 2014 saat ini berstatus pegawai tetap.

Sebelumnya diberitakan oknum dosen Universitas Tidar Magelang, Hendrarto tengah menjadi sorotan publik. Usai postingan nyinyir terhadap Menkopolhukam Wiranto yang ditikam senjata tajam dalam serangan teror di Pandeglang, Banten viral di media sosial.

Dalam tangkapan layar status facebook yang terlanjur viral itu, Hendrarto terkesan menunjukkan keraguan dan kecurigaan terkait insiden penusukan, hingga ketidaksukaan terhadap sosok Wiranto. Hal itu terlihat dari beberapa postingan status yang menganggap teror penusukan sebuah sinetron hingga berharap mantan Panglima ABRI itu mati.

”Alhamdulillah.. semoga Wiranto segera dipundut Allah SWT.”

”Aku sebenernya sedih ada yang kena tusuk pisau. Sedih kenapa ga mati,” tulis Hendrarto diikuti tiga karakter emotion meringis.

Selain itu dosen Ilmu Administrasi Jurusan Administrasi Negara tersebut terkesan menyimpulkan sendiri peristiwa yang seharusnya menjadi kabar duka bagi masyarakat. ”Jangan lewatkan. Sinetron terbaru wir wir.  Ngakak dulu sebelum comment. Sebentar lagi akan tiba saatnya gila semuanya togok2.” (han/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: