RSUD Merah Putih Magelang Kenalkan Pain Clinic, Berikan Layanan Penanganan Nyeri
- calendar_month Jum, 23 Agu 2024

Talkshow Pain Clinic dilaksanakan di Atria Hotel Magelang pada Rabu (21/8/2024). (foto: istimewa)
BNews–MAGELANG– Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merah Putih Kabupaten Magelang mengenalkan layanan Klinik Nyeri (Pain Clinic) melalui kegiatan talkshow yang dihadiri dokter dan perawat Puskesmas serta klinik di Kabupaten Magelang.
Talkshow Pain Clinic ini dilaksanakan di Atria Hotel Magelang pada Rabu (21/8/2024).
Narasumber talkshow “Nyeri? Let’s Chill!! Cara Asyik Kelola Rasa Sakit di FKTP dan FKRTL” adalah dr. Nur Hamam, MMR, Sp.An-TI, dokter spesialis anestesi dan dr. Ida Ayu P, Sp.K.F.R., AIFO-K dokter spesialis fisik dan rehabilitasi RSUD Merah Putih.
Direktur RSUD Merah Putih Leli Puspitowati, mengatakan, talkshow ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-79 RI. Kegiatan ini juga sebagai salah satu upaya memperkuat jejaring dan kerja sama fasilitas pelayanan kesehatan dengan memberikan pengetahuan bagaimana penanganan nyeri di FKTP.
“Nyeri kronis seperti nyeri pinggang, nyeri kanker, nyeri kepala, radang sendi, nyeri akut pasca-operasi masih tinggi kasusnya di masyarakat. Sementara belum ada rumah sakit di Kabupaten Magelang dengan layanan nyeri komprehensif. Di mana biasanya akan masuk ke bagian lain seperti penyakit dalam dan sebagainya,” katanya dalam rilis pers yang diterima BorobudurNews.com.
“Sehingga kita berikan layanan ini sebagai solusi penanganan nyeri akut dan kronis yang aman, efektif dan modern. Layanan nyeri yang tersedia menuju painless hospital dengan layanan nyeri terpadu/one stop service yang mendukung layanan Trauma Center Komprehensif. Klinik nyeri akan diampu oleh Dokter Sp.Anestasi, Sp.Orthopedi, Sp.Saraf, Sp.Rehabilitasi Medik dan Sp.Bedah Saraf,” sambungnya.
Leli menyebut, layanan Pain Clinic sudah bisa diakses saat ini. Namun untuk alat-alat tertentu masih dalam proses pengembangan.
IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)
Dia pun berharap, dengan adanya layanan baru Pain Clinic di RSUD Merah Putih ini, dapat bermanfaat bagi masyarakat yang memiliki masalah dengan nyeri.
“RSUD Merah Putih telah mensupport Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), sehingga kami memiliki layanan unggulan yaitu trauma center. Saat ini RSUD Merah Putih juga tengah mengembangkan gedung Instalasi Rehabilitasi Medik, untuk mensupport layanan trauma center ” ujarnya.
Sementara itu, dr. Hamam mengungkap, nyeri merupakan sensasi tidak nyaman yang berhubungan dengan kerusakan/potensi kerusakan jaringan yang dapat membatasi kapabilitas dan kemampuan seseorang untuk menjalankan rutinitas.
“Nyeri adalah apa yang disebut pasien dengan sakit,” ungkapnya.
Layanan nyeri yang diberikan di RSUD Merah Putih meliputi pencegahan dan penanganan nyeri melalui penerapan painless hospital dan pendekatan multidisiplin. Penanganan nyeri yang ada di RSUD Merah Putih dilakukan dengan beberapa metode diantaranya penanganan nyeri komprehensif, konservatif, intervensi, terapi fisik-rehabilitasi dan operasi.
Pelaksanaan penanganan nyeri dengan menggunakan metode rehabilitasi di RSUD Merah Putih didukung oleh Tim Rehabilitasi Medik yang tidak hanya fokus pada penyembuhan penyakit namun yang utama adalah pemulihan fungsi tubuh pasien seperti sediakala melalui berbagai macam proses terapi.
dr. Ida menyampaikan, salah satu proses terapi yang diberikan di RSUD Merah Putih untuk mengatasi nyeri adalah terapi gelombang mikro untuk menghasilkan panas dalam jaringan tubuh. Yang dapat meningkatkan sirkulasi darah, meredakan otot yang tegang dan mengurangi rasa nyeri.
“Proses terapi nyeri juga dapat dilakukan dengan menggunakan terapi gelombang kejut dari luar tubuh untuk menangani nyeri kronik pada otot, tendon dan ligament,” pungkasnya. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 7





Saat ini belum ada komentar