EKSKLUSIF!!! Kesaksian Kasir Alfamart Magelang : Disekap di Gudang Hingga Dikira Prank

BNews—MAGELANG UTARA—Dua karyawan Alfamart sempat disekap para perampok setelah berhasil menguras uang dalam brankas baja senilai Rp 38 juta. Pelaku menyekap kedua korban dengan cara mengunci pintu gudang dari luar. Perampokan tersebut sempat dikira prank oleh para karyawan saat korban meminta bantuan via grup WhatsApp.

Salah satu karyawan minimarket, Apri Rahma Tanto, mengaku tidak bisa berbuat banyak saat ia bersama M Azis disekap di ruangan sempit. Kunci pintu cadangan juga tidak dibawanya. Anak kunci ternyata masih menempel di pintu. Ia hanya memanfaatkan ponselnya untuk meminta bantuan.

”Sekitar pukul 04.50 WIB kami langsung memberi kabar di grup WhatsApp kalau Alfamart dirampok dan disekap di gudang,” kata Apri, Rabu (7/8).

Teman-teman di grup tidak semudah itu langsung percaya. Bahkan ada yang sempat menanggapi dengan nada bercanda. Untuk meyakinkan para rekan karyawan, mereka memotret kondisi brankas tanpa uang.

”Itu paling cuman prank,” ucap Apri menirukan percakapan dalam grup WhatsApp. Saat itu perasaannya kian campur aduk. Bingung sekaligus gemas.

Karena dianggap bercanda, Apri lantas mengabarkan peristiwa perampokan ke atasan koordinator wilayah Magelang. Ia menelepon kepala toko, Muh Kundori untuk sesegera mungkin ke minimarket.

”Setelah itu baru ada beberapa teman yang menelepon menanyakan kabar dan kronologi,” ungkap pria yang juga menjabat asisten kepala toko itu.

Tidak berselang lama, Muh Kundori datang ke kantor. Ia membuka pintu gudang untuk menyelamatkan korban. Setelah mendengar kronologi singkat perampokan, kepala toko langsung menelepon kantor Mapolsek Magelang Utara. Sekitar pukul 05.30 WIB anggota polisi sudah sampai di tempat kejadian perkara.

”Tidak ada garis polisi. Hanya olah TKP dan polisi membawa barang bukti yang diperlukan seperti sisa proyektil peluru, rekaman kamera CCTV dan kardus yang tertembus peluru,” terangnya.

Sekitar pukul 08.00 WIB, polisi meminta Apri dan Azis ke Mapolres Magelang Kota. Keduanya langsung menjalani berita acara pemeriksaan (BAP) sebagai saksi peristiwa.

”Pemeriksaannya lama, mas. Mulai pukul 08.00 dan baru selesai pukul 14.00 WIB. Dicecar banyak sekali pertanyaan seperti kronologi detail kejadian,” sambung Azis.

Kapolres Magelang Kota AKBP Idham Mahdi melalui Kasat Reskrim AKP Rinto Sutopo membenarkan peristiwa perampokan minimarket di Jalan Urip Sumoharjo, Kebonpolo, Selasa pagi (6/8). Pihaknya menerima laporan dari korban sekitar pukul 05.00 WIB.

”Kami langsung melakukan olah TKP gabungan polsek, ident, reskrim dan spk. Mencari dan meminta keterangan saksi-saksi. Mempelajari rekaman CCTV dan koordinasi dengan Polres tetangga. Sementara pelaku dua orang dan kerugian Rp 38 juta,” pungkas Rinto. (han/bn1)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: