Pemprov Jateng Terima Rp1,9 Miliar Ganti Rugi Lahan Tol Bawen–Yogyakarta
- calendar_month 9 menit yang lalu

Pemprov Jateng terima ganti rugi proyek Jalan Tol Jogja Semarang
BNews-JATENG – Jalan Tol Bawen–Yogyakarta untuk ruas Bawen–Ambarawa akan difungsikan saat arus mudik Lebaran 2026. Para pemudik dapat memanfaatkan jalur tersebut dengan keluar melalui pintu Tol Ambarawa.
Kebijakan ini diharapkan mampu mengurai kepadatan kendaraan, khususnya di sekitar pintu Tol Bawen yang selama ini kerap menjadi titik kemacetan saat musim mudik.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menyampaikan hal tersebut dalam acara Pemberian Ganti Kerugian dan Pelepasan Hak Atas Tanah Pengadaan Tanah Jalan Tol Yogyakarta–Bawen di Semarang, Senin (2/2/2026).
Dengan difungsikannya ruas Bawen–Ambarawa, lanjutnya, potensi kemacetan di kawasan Bawen dapat ditekan secara signifikan.
“Jadi sudah bisa mengurangi bottle neck yang ada di Bawen,” ucapnya Sumarno.
Pemprov Jateng Terima Ganti Kerugian Lahan
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima pembayaran Uang Ganti Kerugian (UGK) pengadaan tanah jalan tol Yogyakarta–Bawen senilai Rp1.971.621.600 untuk bidang tanah seluas 1.748 meter persegi dan Rp13.114.200 untuk lahan seluas 4 meter persegi.
Lahan tersebut berada di kawasan SMK Negeri 1 Bawen, Kelurahan Bawen, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang.
Sumarno menegaskan, Pemprov Jateng mendukung penuh program pemerintah pusat dalam pembangunan jalan tol, termasuk ruas Bawen–Yogyakarta.
“Kalau dari tanah-tanah yang akan digunakan ternyata milik Pemprov Jateng, tentu akan kita lepas sesuai mekanisme yang seharusnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tanah yang terdampak proyek tersebut merupakan lahan untuk kepentingan sekolah.
“Kami berharap tanah yang akan menjadi pengganti tidak terlalu jauh dari lokasi sekolah, karena ini bagian dari untuk pembelajaran dari anak-anak kita,” tandasnya.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Menurutnya, pembangunan Tol Bawen–Yogyakarta akan memberikan dampak luas bagi masyarakat, baik dari sisi konektivitas maupun pertumbuhan ekonomi wilayah.
Target Pembebasan Lahan dan Tahap Konstruksi
Pada kesempatan yang sama, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Yogyakarta–Bawen, Muhammad Fajri Nuqman, menyampaikan bahwa lahan milik Pemprov Jateng yang terdampak proyek tersebut terdiri atas dua bidang.
Ia mengakui, proses pembebasan lahan untuk proyek Tol Bawen–Yogyakarta belum seluruhnya rampung. Namun pihaknya menargetkan pembebasan lahan dapat selesai pada akhir tahun 2026.
Untuk progres konstruksi, saat ini pembangunan telah memasuki Seksi 1 ruas Yogyakarta–Banyurejo di Kabupaten Sleman dan Seksi 6 ruas Bawen–Ambarawa di Kabupaten Semarang.
“Hari ini mulai konstruksi untuk Seksi 2 yaitu Banyurejo sampai dengan Mungkid (Kabupaten Magelang). Tahap konstruksi diperkirakan sampai tahun 2029,” pungkasnya. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2


Saat ini belum ada komentar