Gelombang Baru, Satu Keluarga di Kota Magelang Positif Covid-19

BNews—MAGELANG— Kasus Covid-19 kembali muncul di Kota Magelang. Kali ini muncul setelah sebulan lebih zero kasus.


Tim gugus tugas Kota Magelang mengkonfirmasi satu keluarga dinyatakan positif Covid-19.

Mereka terdiri ayah, ibu, dua anak dan seorang keponakan warga Kecamatan Magelang Utara, terkonfirmasi positif Covid-19.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Magelang Dokter Majid Rohmawanto mengatakan temuan kasus bermula ibu AL, 45, pada 21 Juli 2020 dirawat di RSUD Tidar. Karena positif terkena virus tersebut.


Padahal Sudah Sebulan Lebih Kota Magelang Zero Pasien Positif. Dengan Ibu Al Positif Terinveksi Virus Corona, Maka Status Nihil Tidak Bisa Dipertahankan.

Dia menginformasikan, riwayatnya sekeluarga pergi ke Demak mengunjungi saudara serta dan mengantar anak daftar ulang di salah satu pondok.

Pulang dari Demak Ibu Al terus sakit dibawa ke IGD RSUD Tidar. Gejala batuk, demam dan sesak nafas. Langsung tes PCR, hasilnya positif diketahui Senin (20/7),’’ tuturnya.


Selanjutnya tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Magelang melakukan tracing. Mereka yang sempat kontak erat dengan pasien langsung dilakukan swab test.


Sebagian besar adalah anggota keluarga pasien positif tersebut. Selanjutnya seorang pembantu rumah tangga, dan orang-orang terdekat lainnya. ‘’Mereka ditesnya dua kali untuk memastikan positif atau negatif Covid-19,’’ ungkapnya.


Majid menerangkan, kontak erat lain sudah didata, yg bergejala di periksa swab. Hari Selasa dan Rabu (21 dan 22/7),15 orang sudah keluar hasilnya. Hari ini (24/7) diperiksa lagi 12 orang.


‘’Hasi pemeriksaan hari Selasa dan Rabu, bapak (suami Ibu AL), dua anak dan seorang keponakan diketahui positif Covid-19. Jadi ini kelanjutan dari kasus Ibu AL yang dirawat di RSUD Tidar. Keempat pasien itu dirawat di RS Budi Rahayu, masuk Jumat siang,’’ tegasnya.

Menurutnya, penambahan ini terjadi karena pasien tidak disiplin menjalankan protokol kesehatan. Padahal mereka usai melakukan perjalanan dari daerah zona merah. (her/wan)

3 Comments
  1. Memed says

    sebulan zero..sekali ada keroyokan….huft kapan selesai nee??

  2. Lutfi Bogor says

    duh….mau mudik gk bisa bisa nee…

  3. ultra says

    hmmmm parah

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: