Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » IOA Global Singapura Jajaki Investasi di Jawa Tengah, Siapkan Industri Sepatu Berteknologi Tinggi

IOA Global Singapura Jajaki Investasi di Jawa Tengah, Siapkan Industri Sepatu Berteknologi Tinggi

  • calendar_month 5 menit yang lalu

BNews-JATENG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperluas jejaring kerja sama internasional untuk mendorong pertumbuhan investasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kali ini, perusahaan nirlaba asal Singapura, Impact of Asia Limited (IOA) Global Pte Ltd, menjajaki kerja sama jangka panjang yang mencakup investasi manufaktur berteknologi tinggi, pendidikan vokasi, pertukaran mahasiswa dan dosen, hingga pengembangan kompetensi tenaga kerja di Jawa Tengah.

Rencana kolaborasi tersebut mengemuka dalam audiensi antara delegasi IOA Global Pte Ltd dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (14/7/2026).

Fokus pada Investasi Manufaktur dan Pengembangan SDM

Executive Chairman IOA Global Pte Ltd, Daryl Tan Chen Ming, mengatakan kunjungan delegasinya ke Jawa Tengah merupakan langkah awal untuk memetakan peluang kerja sama bersama jaringan mitra perusahaan dari Fujian dan Xiamen, China.

Menurutnya, proses penjajakan tersebut akan berlanjut dengan kedatangan sejumlah mitra strategis pada Oktober 2026 untuk memfinalisasi bentuk kerja sama yang akan dijalankan.

“Pertemuan ini masih merupakan kunjungan awal. Nantinya, mitra-mitra kami akan datang pada Oktober, sehingga kita bisa memfinalisasi apa saja yang perlu dikerjakan bersama,” kata Daryl.

Salah satu perusahaan yang akan dibawa merupakan industri manufaktur sepatu berteknologi tinggi asal China yang serius mempertimbangkan pembangunan fasilitas produksi di Jawa Tengah.

Selain itu, IOA Global juga berencana menghadirkan sejumlah investor dari China dan beberapa negara Eropa untuk meninjau langsung potensi kawasan industri, kesiapan tenaga kerja, dukungan pemerintah daerah, hingga kebutuhan investasi di Jawa Tengah.

“Ini merupakan komitmen dan proyek jangka panjang yang sedang kami jajaki. Bukan hanya dalam investasi, tetapi juga pendidikan,” kata Daryl.

Kerja Sama Pendidikan dan Pertukaran Mahasiswa

Selain sektor industri, kerja sama juga diarahkan pada pengembangan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Daryl menjelaskan, Provinsi Fujian memiliki banyak industri manufaktur berteknologi tinggi yang dapat menjadi mitra dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja di Jawa Tengah.

Ia juga mengungkapkan bahwa keluarganya telah mengembangkan sekitar 120 sekolah dan perguruan tinggi di Kota Xiamen selama lebih dari satu abad. Pengalaman tersebut membuka peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi di Jawa Tengah melalui program pertukaran mahasiswa, dosen, tenaga ahli, hingga transfer pengetahuan.

“Saya kira kerja sama pendidikan akan membawa kedua wilayah ke tingkat yang lebih tinggi. Pendidikan ini juga merupakan rencana jangka panjang yang bisa dilakukan oleh kedua wilayah,” katanya.

Melalui kerja sama tersebut, generasi muda Jawa Tengah berpeluang mengikuti pendidikan maupun pelatihan di China, sementara tenaga ahli dari China dapat memberikan pelatihan teknologi baru kepada tenaga kerja lokal.

Jawa Tengah Dinilai Siap Menjadi Tujuan Investasi

Daryl menilai Jawa Tengah memiliki berbagai keunggulan sebagai tujuan investasi, mulai dari infrastruktur yang memadai, kawasan industri yang berkembang, hingga ekosistem usaha yang dinilai kondusif.

Sementara itu, Chief Executive IOA Global Pte Ltd, Razali Ramli, menyebut Jawa Tengah memiliki kedekatan budaya dengan masyarakat Fujian sehingga dinilai lebih mudah menjadi tujuan investasi bagi pelaku usaha asal wilayah tersebut.

“Karena itu, saya rasa budayanya memiliki banyak persamaan. Jadi, lebih mudah bagi masyarakat ataupun pengusaha dari Provinsi Fujian untuk datang ke sini karena terdapat elemen-elemen; yang lebih mereka pahami dibandingkan daerah lain di Indonesia,” kata Razali.

Pemprov Jateng Siap Kawal Investasi

Menanggapi rencana tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah siap memberikan kepastian hukum; keamanan, pendampingan, hingga percepatan proses perizinan bagi calon investor.

Pemprov juga menawarkan berbagai kawasan industri maupun kawasan ekonomi khusus yang dapat dipilih sesuai kebutuhan perusahaan.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Menurut Luthfi, sektor industri padat karya tetap menjadi prioritas karena mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Kesiapan tenaga kerja juga didukung oleh hampir 1.500 sekolah vokasi, politeknik, serta Balai Latihan Kerja (BLK) yang diarahkan; sesuai kebutuhan dunia industri.

“BLK kita ini untuk menjamin keterampilan tenaga kerja agar bisa diterima di perusahaan,” ujar dia.

Singapura Masih Jadi Investor Terbesar Kedua

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, nilai investasi asal Singapura selama periode 2022 hingga Triwulan I 2026 mencapai Rp32,158 triliun; sehingga menempatkan negara tersebut sebagai investor terbesar kedua di Jawa Tengah.

Sementara pada Triwulan I 2026, Singapura menjadi penyumbang terbesar penanaman modal asing (PMA) dengan nilai investasi mencapai Rp3,333 triliun,;atau sekitar 25,8 persen dari total investasi asing yang masuk ke Jawa Tengah.

Melalui penjajakan kerja sama dengan IOA Global Pte Ltd, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap mampu menarik lebih banyak investasi berkualitas; memperluas kesempatan kerja, sekaligus meningkatkan daya saing sumber daya manusia melalui kolaborasi internasional di bidang industri dan pendidikan. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less