Karnaval Budaya Magelang Meriah, Bupati Grengseng Ajak Ribuan Warga Doakan Korban Gempa NTT
- calendar_month 33 menit yang lalu

Karnaval Parade Budaya Kabupaten Magelang 2026
BNews—MAGELANG— Karnaval Parade Budaya dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Magelang berlangsung meriah, Rabu (19/8/2026).
Ribuan warga memadati sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di depan Kompleks Kantor Pemerintah Kabupaten Magelang. Beragam kesenian dan budaya ditampilkan para peserta dalam kegiatan tersebut.
Di tengah kemeriahan Karnaval Parade Budaya, Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengajak warga dan seluruh peserta untuk sejenak menundukkan kepala.
Mereka diajak mendoakan para korban gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menurut Grengseng, perayaan kemerdekaan harus menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan antarsesama warga Indonesia. Kegembiraan dalam memperingati kemerdekaan, kata dia, tidak boleh membuat masyarakat kehilangan kepedulian terhadap daerah lain yang sedang dilanda bencana.
“Kita boleh tetap merayakan parade budaya ini, tetapi kita juga turut berdoa pada saudara kita yang terkena musibah gempa di NTT,” kata Grengseng saat membuka acara.
Diikuti 49 Kontingen
Sebanyak 49 kontingen mengikuti Karnaval Parade Budaya Kabupaten Magelang. Para peserta berasal dari berbagai unsur, mulai dari kelompok seni, komunitas kreatif, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga badan usaha milik negara dan daerah.
Mereka menampilkan beragam kesenian serta kekayaan tradisi lokal di hadapan masyarakat yang memadati kawasan Jalan Soekarno-Hatta.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang sekaligus Ketua Pelaksana Karnaval Parade Budaya, Wisnu Argo Budiono, mengatakan kegiatan tahun ini mengusung tema “Nguri-uri Budaya Tumuju Mandirining Wargane”.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Melalui tema tersebut, kebudayaan diharapkan tidak hanya berhenti sebagai identitas daerah. Seni dan budaya juga diharapkan mampu mendorong kreativitas, produktivitas, sekaligus kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kebudayaan dalam acara ini diharapkan tidak hanya menjadi identitas, tetapi juga menjadi kekuatan bagi masyarakat untuk tetap kreatif, produktif, dan mandiri secara ekonomi,” tutur Wisnu.
Karnaval Parade Budaya Kabupaten Magelang menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Magelang dalam menjaga dan melestarikan kesenian lokal.
Selain itu, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi kelompok seni dan komunitas kreatif untuk memperkenalkan potensi mereka kepada masyarakat luas.
Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Magelang pun tidak hanya diwarnai kemeriahan parade budaya. Di balik pertunjukan seni dan antusiasme ribuan warga, terselip pesan kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang tengah menghadapi bencana gempa bumi di NTT. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar