Kembalikan Roh Jahat, Umat Hindu Magelang Gelar Upacara Mecaru

BNews—MAGELANG— Umat Hindu di Kota dan Kabupaten Magelang menggelar Upacara Mecaru tepat sehari sebelum pelaksanaan Catur Brata Nyepi, besok (25/03). Upacara tersebut digelar di area Pura Wira Buwana Akademi Militer Magelang, Selasa (24/03).

Inti dari upacara tersebut adalah untuk mengembalikan roh-roh jahat ke alamnya. Supaya tidak mengganggu umat manusia.

”Selain menetralisir (umat) dari godaan roh-roh jahat, sehubungan dengan kondisi sekarang (Covid-19) juga agar tidak mengganggu umat manusia,” ungkap Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Magelang, I Gede Suarti kepada Borobudur News.

Gede menjelaskan, Mecaru merupakan salah satu rangkaian Hari Raya Nyepi. Sebelumnya ada Melasti yang sudah dilaksanakan pada hari Minggu (22/03). Di mata air Tuk Mas Desa Lebak, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang.

”Melasti yaitu pengambilan air suci bertujuan untuk pembersihan diri baik badan dan fikiran serta alam semesta dan isinya,” jelasnya.

Setelah upacara Mecaru, dilaksanakan Sembahyang memohon kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa untuk melaksanakan Catur Brata Penyepian keesokan harinya. Dilaksanakan mulai pukul 06.00 WIB sampai keesokan harinya pukul 06.00 WIB yang bermaksud untuk perenungan diri apa yang sudah dan belum dilakukan.

”Catur Brata Penyepian yaitu Amati Geni (tidak menyalakan api), Amati Karya (tidak bekerja), Amati Lelungan (tidak berpergian) dan Amati Lelanguan (tidak boleh bersenang-senang),” jelas I Gede Suarti.

Selanjutnya, sesuai dengan imbauan pemerintah untuk tidak melibatkan banyak massa. Umat yang datang Ke Pura Wira Buwana dibatasi. Hanya pengurus Parisada, sesepuh dan beberapa remaja.

”Tidak lebih dari 50 orang dan setelah Sembahyang langsung pulang. Kami juga melakukan pengecekan suhu badan sebelum masuk Pura, menyediakan sabun cuci tangan dan diatur duduknya untuk tidak terlalu berhimpitan,” pungkasnya. (cr1/han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: