Kerangka Perempuan dalam Saptic Tank di Bantul Diduga Dibunuh Suaminya

BNews—JOGJA— Polisi terus melakukan penelusuran kasus penemuan kerangka mayat didalam saptic tank di rumah Waluyo di Dusun Karangjati Desa Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul. Kerangka yang diidentifiksi bernama Ayu Selisa merupakan menantu dari pemilik rumah.

Dugaan sementara Ayu Selisa merupakan korban pembunuhan. Dia hilang sejak 2009 lalu dan akhirnya ditemukan sudah dalam kondisi tinggal kerangka di saptic tank tersebut.

Ayu merupakan menantu Maluyo, 62. Ayu adalah istri dari salah seorang anaknya, yakni Edi Susanto. Ayu diketahui menghilang sejak 2009. Diduga, Ayu dibunuh Edi. Saat itu, warga mengetahui mereka bercerai.

Sedangkan Edi, kini sudah meninggal dunia. Dia bunuh diri sekitar empat puluh hari lalu. Kerangka mayat yang diduga Ayu itu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Jogjakarta. Untuk diindentifikasi.

Kasatreskrim Polres Bantul AKP Rico Sanjaya mengatakan, kepolisian mendatangi rumah Maluyo karena ada laporan yang mengarah adanya suatu peristiwa di septictank tersebut. Tim gabungan memeriksa lokasi tersebut. Tim menemukan kerangka mayat.

“Saat ini kerangka mayat masih dilakukan identifikasi di RS (Rumah Sakit) Bhayangkara melalui kedokteran forensik. Kalau dugaanya, mengarah korban bernama Ayu,” tuturnya.

Ketua RT 07 Suparno mengaku diminta mendampingi kepolisian ke rumah Maluyo. Dia tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

Suparno menyebut, Ayu adalah istri Edi. Sedangkan berdasar keterangan warga, Edi meninggal dunia dengan cara bunuh diri. Warga tidak tahu penyebabnya.

“Desas desusnya, Edi dan Ayu sudah bercerai sejak 2009 lalu. Setahu saya, Ayu pulang ke rumah keluarganya,” ungkap Suparno.

Pengurus Keamanan Kampung Karangjati RT 7 Sabar mengungkapkan, kerangka mayat ditemukan di dalam septictank, yang berjarak sekitar delapan meter dari rumah Maluyo. Septictank itu Berada tepat di bawah pohon bambu sudut belakang rumahnya. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: