Kerugian Bencana Angin di Magelang Capai Rp 5 Miliar

BNews—MUNGKID— Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang telah melakukan perhitungan kerugian akibat bencana angina besar beberapa waktu lalu. Dimana, total kerugiannya mencapai Rp 5 miliar.

Kepala BPBD Kabupaten Magelang Edy Susanto mengatakan pihaknya telah melakukan penghitungan kerugian akibat bencana alam tersbeut. Kerugian terbesar dialami oleh kerusakan rumah warga.

Advertisements


“Setelah Tim Jitupasna (Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana) turun bisa diketahui kerusakan infrastruktur, tapi saya ingin fokus ke perumahan. Kalau dihitung nilai kerusakan Rp1,7 miliar, kemudian kerugian Rp371 juta,” ujarnya ketika ditemui di sela-sela kegiatan di Lapanga Drh Soepardi Mungkid.


Kerusakan lain akibat bencana juga dialami oleh kawasan hutan dan lading milik warga. Sehingga totalnya mencapai Rp 5 miliar.

“Kalau dihitung dengan seluruhnya. Seluruhnya, ada pertanian, kemudian gagal panen, kemudian kehilangan tanaman-tanaman yang rusak maka kita berhitung kurang lebih Rp 5 miliar sekian, tapi semuanya itu dihitung,” katanya.

Sekedar mengingatkan bencana angin kencang terjadi di tujuh kecamatan wilayah Kabupaten Magelang pada Minggu (20/10) dan Senin (21/10) lalu. Kerusakan terparah akibat angin kencang ini ada di Desa Ketundan, Kecamatan Pakis. (bsn/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: