Pemkab Didesak Bayar Ganti Untung Pembebasan Lahan Gerbang Samudera Raksa

BNews–JOGJA– Pembangunan gerbang raksasa pintu masuk Candi Borobudur di perbatasan Kulonprogo-Magelang terus berlanjut. Namun Pemkab Kulonprogo didesak untuk segera menyelesasikan ganti untung pembebasan lahan untuk pembangunan Gerbang Samudera Raksa tersebut.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Kulon Progo, DIY, Upiyo Al Hasan yang mendesak pemerintah setempat segera menyelesaikan ganti untung pembebasan lahan. Dimana lokasinya masuk di Kecamatan Kalibawang Kabupaten Kulonprogo.

Upiyo, di Kulon Progo, Minggu (18/10) mengatakan Komisi I DPRD Kulon Progo mendapatkan informasi ganti untung pembebasan lahan tersebut belum dilakukan. Padahal, katanya saat ini, pembangunan gerbang sudah berjalan sejak awal tahun.

“Jadi kami berharap Pemkab Kulon Progo melalui Dinas Pertanahan dan Tata Ruang segera menyelesaikan pembebasannya. Hal ini supaya tidak ada persoalan yang ditimbulkan dalam pembangunan ini,” katanya dikutip antara.

Dirinya mengungkapkan hal tersebut berdasarkan pengakuan pemilih tanah, pemkab dalam ini Disperatarung melakukan sistem sewa dengan besaran 10.000 rupiah per meter. Namun biaya sewa yang dijanjikan akan dibayar pada Agustus, sampai saat ini belum dibayarkan.

Ada dua persoalan dalam pembebasan lahan lokasi pembangunan “Gerbang Samudra Raksa” perbatasan Kulon Proogo-Magelang ini.

Masalah tersebut  yakni harga tanah belum jelas, dan biaya sewa, serta pembayaran sewa tidak sesuai dengan kesepakatan awal.

Loading...

“Kami mohon segera diselesaikan, jangan sampai menimbulkan hal-hal yang tidak baik bagi pemilik tanah. Hal ini dikarenakan pemilik tanah merupakan warga Magelang,” pungkasnya. (*/jar)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: