Kompak, Satu Keluarga Jadi Pencuri Di Sleman

BNews–SLEMAN– Sungguh apes empat warga Sleman Yogyakarta ini, mereka diringkus polisi karena melakukan pencurian gabah di wilayah Pakem (10/4/2020). Dan ternyata komplotan pencuri tersebut masih satu keluarga.

Kapolsek Pakem AKP Candra Lulus Widiyantoro mengatakan jika keempat pelaku sendiri Heri Susilo, 28, Krismanto, 22, Fitrianto, 20. Ketiga pelaku merupakan warga Perum Degung Asri, Beran, Tridadi, Sleman. Sedangkan, untuk pelaku Salman, 44, warga Duwet, Banjarharjo, Kalibawang, Kulonprogo.

“Korban berjumlah tiga orang petani diantaranya Maryono, 67, warga Pakisaji Candibinangun, Pakem, Sleman. Kemudian, Harmanto, 50, warga dusun Kumendang, Candibinangun, Pakem, Sleman. Lalu, Parman, 58, warga Candibinangun, Pakem, Sleman,” katanya kemarin (13/4/2020).

Ia menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang pelau tersebut. “Ternyata empat orang ini masih satu keluarga,” imbuhnya.

AKP Candra mengungkapkan untuk kronologi pencurian gambah berhasil terungkap setelah pada 5 April 2020 tiga orang petani melaporkan kehilangan ke Polsek Pakem. Petani tersebut kehilangan gabah dan padi yang baru di panen di area persawahan mereka.

Kemudian, anggotanya melaksanakan upaya penyelidikan dan pada hari Sabtu (10/4) sekitar pukul 07.00 wib ada salah satu warga melapor kehilangan padi lagi. Selanjutnya, pada Sabtu (10/4/2020) pukul 24.15 WIB, setelah melaksanakan penyelidikan, unit reskrim Polsek Pakem mengamankan empat orang yang diduga melakukan pencurian gabah dan padi.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Loading...

Keempat pelaku diringkus beserta satu unit mobil dan lebih dari 40 karung gabah dan padi di salah satu perumahan di perumahan Degung Asri, Sleman.  “Selanjutnya, para tersangka dibawa ke Polsek Pakem,” ungkapnya.

Saat dilakukan pemeriksaan terhadap keempat orang tersangka tersebut mengaku telah melakukan beberapa kali pencurian di wilayah pakem sebanyak empat kali. “Kemudian, di wilayah kecamatan Ngemplak sebanyak satu kali. Lalu, di wilayah Ngaglik dan wilayah Beran, Tridadi, Sleman,” terangnya.

Dari hasil pencurian tersebut, menurut keterangan dari keempat pelaku sebagian sudah dijual dan uangnya habis untuk kebutuan sehari hari-hari. Barang bukti yang diamankan polisi dari keempat pelaku diantaranya lebih dari 40 karung gabah dan padi.

“Kita amankan juga sebuah mobil suzuki carry warna hitam, tiga hp Samsung, dua hp hummer. Dan satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku untuk survey lapangan untuk menetapkan lokasi pencurian,” tambahnya.

Atas perbuatan yang dilakukan, keempat pelaku terbukti melanggar Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dan Pemberatan. Adapun ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara. (*/ahg)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: