Komplotan Maling 690 Ekor Ayam di Jogja Dibekuk, Salah Satu Pelaku Warga Salam

BNews—JOGJAKARTA— Peternakan ayam di wilayah Taruban Kulon, Tuksono Sentolo, Kulon Progo menjadi incaran komplotan pencuri. Dalam dua kali aksinya, para pelaku berhasil membawa kabur ratusan ekor ayam hingga pemilik mengalami kerugian puluhan jutaan rupiah.

Menurut keterangan, tiga pelaku pencurian yang berhasil ditangkap polisi yakni; DD alias Worwor, 20, warga Taruban Kulon Tuksono; YA, 23, warga Sukomoyo Jatimulyo Girimulyo; serta WW, 24, warga Salam Salamrejo Sentolo. Ketiganya mengaku sudah dua kali beraksi mencuri ayam di kandang yang dikelola DC, 23, karyawan PT SGM (Sentra Gemilang Mulia) warga Mentobayan Salamrejo Sentolo.

”Pertama, para pelaku mencuri ayam sekitar 200 ekor pada akhir Juni, kemudian awal Juli mereka kembali beraksi dan berhasil membawa kabur 490 ekor,” kata Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, Senin (5/7).

Jeffry menjelaskan, penangkapan para pelaku merupakan buntut dari laporan pengelola peternakan ayam, DC pada  Jumat (2/7). Berdasar hasil olah TKP dan keterangan dari para saksi dalam penyelidikan yang dilakukan Tim Mawar Polres Kulon Progo bersama Unit Reskrim Polsek Sentolo, polisi berhasil mengidentifikasi para pelaku.

”Setelah dilakukan interogasi, mereka mengakui perbuatannya,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, dalam aksinya, para pelaku mencuri 490 ayam menggunakan 22 keranjang plastik oranye. Sebanyak 20 keranjang berisi ayam dibawa pergi menggunakan mobil Mitsubishi L300, sementara dua sisanya masih tertinggal di kandang.

Ayam curian tersebut kemudian dibawa ke Purwokerto dan Purbalingga untuk dijual. Namun tidak ada yang mau membeli, sehingga dibawa pulang kembali.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Karena mobil Mitsubishi L300 sudah diminta pemiliknya, para pelaku menyewa kendaraan lain. Yaitu Mobil Lightruck AB 8237 PV untuk mengangkut barang curian ke wilayah Bantul.

”Di sana mereka dapat pembeli dan sudah menerima DP Rp5 juta dari kesepakatan harga Rp7,25 juta. Sampai pada proses itu, para pelaku sudah berhasil kami tangkap,” ungkapnya.

Selain menangkap para pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yakni 22 keranjang plastik warna oranye, 490 ayam, mobil Lightruck kuning AB 8237 PV dan mobil Mitsubishi L 300 hitam AB 8391 KC. Ketiga pelaku kemudian ditahan untuk diproses hukum lebih lanjut.

Keterangan berbeda disampaikan pengelola peternakan ayam, DC. Kepada polisi, ia menyampaikan kehilangan ayam 984 ekor berumur 14 minggu. Dari peristiwa itu, kerugian yang ditimbulkan mencapai Rp59 juta.

Peristiwa pencurian tersebut diketahui DC pada Jumat (2/7) sekira pukul 07.30WIB. Saat itu, penjaga kandang, WW, 28, hendak memberi makan ayam. Namun melihat ada yang janggal yakni banyak ayam yang hilang.

Setelah dilakukan pengecekan, jumlah ayam yang hilang mencapai 984 ekor sehingga kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Sentolo. ”Ada dua keranjang berisi ayam yang ditinggal. Kemungkinan mau dibawa tapi pelaku sudah terburu-buru,” ujarnya.

Saat ditinggalkan penjaga sehari sebelum pencurian, pintu kandang dalam keadaan tertutup namun tidak dikunci. Gembok hanya dikaitkan di rantai namun tidak dikunci sehingga dimanfaatkan para pelaku sebagai akses keluar masuk kandang. Sedangkan di dalam kandang, pintu yang terbuat dari bambu hanya diikat dengan tali.

”Di kandang tidak ada yang rusak. Hanya ayam saja yang hilang,” pungkasnya. (hil/han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: