Jawa Tengah Juara Nasional Kredit Perumahan, Realisasi Capai Rp4,96 Triliun
- calendar_month Ming, 2 Agu 2026

Jawa Tengah Catat Realisasi Kredit Perumahan Tertinggi, Nilainya Capai Rp4,96 Triliun
BNews-JATENG– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatatkan prestasi sebagai daerah dengan realisasi Kredit Program Perumahan tertinggi di Indonesia. Capaian tersebut menjadi bukti kuat dukungan Jawa Tengah terhadap program nasional 3 Juta Rumah yang digagas pemerintah pusat.
Penghargaan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, dalam acara Akad Massal 62.710 Unit KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan di Perumahan Puri Delta City Side, Desa Siwatu, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan itu dihadiri Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Berdasarkan data Kementerian PKP per 29 Juli 2026, realisasi Kredit Program Perumahan di Jawa Tengah mencapai Rp4,96 triliun dengan total 28.275 debitur. Angka tersebut merupakan akumulasi penyaluran kredit perumahan melalui bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), bank pembangunan daerah, hingga bank swasta.
“Untuk lima provinsi paling tinggi, juaranya nomor satu Provinsi Jawa Tengah, terima kasih Pak Gubernur (Ahmad Luthfi). Nomor dua Jawa Timur, nomor tiga Jawa Barat, nomor empat Sulawesi Selatan, nomor lima Bali,” kata tokoh yang akrab disapa Ara ini.
Bank Jateng Jadi Penyalur KPR Terbesar di Kelompok BPD
Maruarar Sirait menjelaskan, penyaluran KPR Subsidi tertinggi dari kelompok bank Himbara dilakukan oleh Bank Tabungan Negara (BTN). Sementara untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan, penyaluran terbesar berasal dari Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Adapun pada kategori bank swasta, Bank Nobu menjadi lembaga dengan realisasi penyaluran tertinggi.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Untuk Bank Pembangunan Daerah, penyalur terbesar juga Bank Jateng,” katanya.
Ahmad Luthfi: Program Perumahan Jadi Prioritas Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyambut baik capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu merupakan hasil kerja bersama dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak.
Ia menilai Program Kredit Perumahan sangat membantu masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya kelompok desil 1, 2, 3, dan 4, agar dapat memiliki rumah dengan skema pembiayaan yang terjangkau.
“Pak Presiden dan Menteri PKP mengapresiasi KUR Perumahan di Jateng. Bank Jateng juga diapresiasi karena tertinggi di Indonesia. Ini memang menjadi prioritas kita bersama, termasuk Bank Jateng salah satu bank untuk KUR UMKM,” katanya.
FLPP Bank Jateng Salurkan Rp104 Miliar Hingga Juli 2026
Direktur Dana Jasa dan UMKM Bank Jateng, Anna Kusumarita, menjelaskan bahwa Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan berbagai latar belakang profesi, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai swasta, wiraswasta, hingga pekerja informal.
Menurutnya, program FLPP di Bank Jateng menawarkan bunga tetap sebesar 5 persen per tahun. Selain itu, masyarakat juga memperoleh subsidi senilai Rp4 juta, termasuk pembebasan biaya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), dengan pilihan tenor cicilan selama 15 hingga 20 tahun.
“Ini untuk calon debitur berpenghasilan di bawah Rp8 juta,” katanya.
Anna menambahkan, hingga 27 Juli 2026 Bank Jateng telah menyalurkan FLPP kepada 663 debitur dengan total nilai pembiayaan sekitar Rp104 miliar; melalui layanan Bank Jateng Konvensional maupun Bank Jateng Syariah.
Menurutnya, penyaluran tersebut merupakan bentuk dukungan Bank Jateng terhadap program nasional 3 Juta Rumah sekaligus tindak lanjut arahan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.
“Jawa Tengah sendiri, khususnya Bank Jateng juga didorong untuk melaksanakan program ini. Pak Gubernur sangat antusias dan beberapa kali juga; mengadakan acara akad massal bersama Bank Jateng untuk angkat massal KPR FLPP,” jelasnya. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar