Legenda Bulutangkis Indonesia Latih Atlet Muda di Gor Djarum Magelang

BNews—MAGELANG SELATAN—Sebanyak 240 atlet muda usia 9-14 tahun mengikuti Coaching Clinic, Jumat (28/6). Mereka menjalani berbagai pelatihan dasar dari para legenda bulutangkis nasional dan pelatih asal PB Djarum di GOR Djarum Magelang.

Para atlet muda berasal dari berbagai klub eks Karesidenan Kedu dan DIJ. Seperti Magelang Raya, Purworejo, Kebumen, Temanggung dan Wonosobo. Kemudian dari DIJ diantaranya Kota Jogjakarta, Sleman, Kulon Progo, Bantul dan Gunung Kidul.

Manajer tim PB Djarum, Fung Permadi menuturkan, para atlet muda dipilih berdasarkan prestasi di daerahnya masing-masing. Djarum Coaching Clinic yang diadakan Bakti Olahraga Djarum Foundation itu, mereka akan mendapatkan ilmu teknik dasar dari sederet legenda dan pelatih PB Djarum.

”Animo atlet muda bulutangkis makin ke sini semakin banyak. Mudah-mudahan meningkatnya animo diikuti dengan teknik dasar yang dimiliki para atlet,” tutur Fung Permadi dihadapan awak media, Jumat sore (28/6).

Legenda tamplek bulu angsa era 90an itu menilai, ajang coaching clinic sebagai sarana berbagai ilmu untuk para atlet daerah yang selama ini belum mereka peroleh. Apalagi ilmu tersebut diberikan langsung oleh legenda dan pelatih ternama.

Misalnya Fung Permadi, Hastomo Arbi, Basri Yusuf, Christian Hadinata, Denny Kantono, Fran Kurniawan, Zelin Resiana. Ada juga Sulaiman, Reni Ardhianingrum, Roland Sandhuan, Edi Subaktiar, Aditya Sindoro hingga Engga Setiawan.

”Menurut saya, pasti ada beberapa perbedaan dengan pelatihan yang diterapkan beberapa legend dan PB Djarum dengan pelatih mereka. Atlet bisa lebih luas dan mengikuti perkembangan teknik yang belum pernah didapatkan. Intinya, kali ini saatnya saya dan rekan-rekan untuk berbagi,” tegas Permadi.

Pelatihan mendasar juga akan dilakukan. Sekaligus menjadi target utama yang diberikan bagi seluruh peserta. Misalnya, memegang pegangan raket, footwork hingga cara memukul yang baik.

”Di dalam Djarum Coaching Clinic tidak menutup kemungkinan, justru bisa kita temukan bibit potensial. Itu harapan kita. Siapa yang menonjol akan kita pantau,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Djarum Coaching Clinic dibagi dalam dua sesi. Peserta usia 9-12 tahun akan mendapatkan pelatihan mulai pukul 08.45-11.30 WIB. Dilanjutkan coaching clinic untuk peserta usia 13-14 tahun pada pukul 14.15-18.00 WIB. (han/bn1)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: