Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Viral Maling Burung di Magelang Ditangkap, Sempat Kabur Tinggalkan Motor dan Murai Curian

Viral Maling Burung di Magelang Ditangkap, Sempat Kabur Tinggalkan Motor dan Murai Curian

  • calendar_month 33 menit yang lalu

BNews-MAGELANG – Pelaku pencurian burung murai yang sempat viral di media sosial setelah kabur meninggalkan sepeda motor dan hasil curiannya di Desa Dlimas, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, akhirnya berhasil ditangkap polisi.

Terduga pelaku berinisial GE (33), warga Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang. Ia diamankan jajaran Polsek Tegalrejo bersama Satreskrim Polresta Magelang setelah dilakukan penyelidikan berdasarkan rekaman CCTV dan identifikasi kendaraan yang digunakan saat beraksi.

Aksi pencurian tersebut terjadi pada Sabtu (9/5/2026) malam dan sempat terekam kamera CCTV warga. Dalam rekaman itu, pelaku terlihat berusaha membawa kabur burung murai milik warga saat kondisi lingkungan relatif sepi.

Wakasat Reskrim Polresta Magelang, AKP Toyib Riyanto, membenarkan penangkapan tersebut.

“Alhamdulillah, untuk Polsek Tegalrejo sudah dapat menangkap satu pelaku. Satu pelaku inisial GE (33), warga Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang,” kata Toyib kepada wartawan di Polresta Magelang, Rabu (20/5/2026).

Menurut Toyib, pelaku berhasil diamankan pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 20.30 WIB di kawasan Ruko Famili Mertoyudan.

“Untuk penangkapan ini perlu kami sampaikan pada Selasa (19/5) sekitar 20.30 WIB di Ruko Famili Mertoyudan,” sambungnya.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Ia menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari hasil analisis petugas terhadap sepeda motor yang tertinggal di lokasi kejadian.

“Pengungkapan hasil analisa dari Sat Reskrim Polsek Tegalrejo terkait dengan sepeda motor yang digunakan. Kemudian, di situ diidentifikasi ternyata yang sering digunakan oleh pelaku,” imbuh Toyib.

Sebelumnya, aksi pencurian burung itu sempat menjadi perhatian publik lantaran pelaku mengalami nasib apes saat melarikan diri. Pelaku diduga terjatuh ketika dikejar warga hingga akhirnya meninggalkan sepeda motor dan barang curian di lokasi.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (9/5/2026) malam dan viral di media sosial setelah rekaman CCTV tersebar luas.

Dalam rekaman CCTV terlihat dua orang tidak dikenal mencoba membawa kabur burung murai milik warga di Desa Dlimas, Kecamatan Tegalrejo.

Namun aksi tersebut diketahui pemilik burung yang saat itu sedang berjaga di warnet miliknya sambil memantau CCTV.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“Petugas Polsek Tegalrejo sekitar pukul 23.21 WIB, menerima informasi bahwa telah terjadi tindak pidana pencurian di Desa Dlimas,Tegalrejo. Selanjutnya dari petugas tiba di TKP dan sudah menemukan satu sepeda motor jenis Mio, ada satu bilah sajam berupa samurai, ada burung murai beserta sangkarnya, dan satu pasang sandal yang diduga adalah milik pelaku,” kata Toyib kepada wartawan di Lobby Polresta Magelang, Senin (11/5).

“Kronologis awal, jadi untuk korban atas nama P ini sedang berjaga di warnetnya. Kemudian mengecek atau melihat di layar CCTV, mengetahui bahwa di terasnya ada dua orang yang tidak dikenal sedang mengambil burung,” sambungnya.

Mengetahui aksi pencurian tersebut, korban langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar.

“Kedua pelaku melarikan diri dengan membawa burung beserta sangkarnya ke arah utara menggunakan sepeda motor Mio. Terus dikejar oleh dua orang warga sekitar. Terkejar sampai depan Kecamatan Tegalrejo,” ujar Toyib.

“Dan di situ situasi jalan gelap dan tikungan sehingga pelaku terjatuh dan lari meninggalkan sepeda motor serta hasil curian,” katanya.

Saat ini polisi masih terus melakukan pengembangan untuk memburu satu pelaku lainnya yang diduga ikut terlibat dalam aksi pencurian tersebut.

Toyib menambahkan, polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi serta mengidentifikasi kendaraan yang digunakan pelaku saat beraksi.

“Murai batu. Murai batu senilai Rp 800 ribu,” pungkasnya. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less