Mahasiswa MBKM Untidar Gelar Pelatihan Budi Daya Anggur Sistem Greenhouse di Windusari Magelang
- calendar_month Rab, 4 Des 2024

Praktik pencangkokan pohon anggur oleh pemateri dan peserta. (foto: ist)
BNews—MAGELANG— Tim Project Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Tidar (Untidar) Magelang menggelar pelatihan budi daya anggur dengan sistem greenhouse. Kegiatan pelatihan bertempat di Desa Kembangkuning, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang. Acara dilaksanakan di aula balai desa setempat pada Sabtu (30/11/2024).
Kegiatan ini diikuti oleh anggota Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Kembangkuning. Dengan pemateri pada pelatihan ini adalah Nurus Sofwan S.P. selaku konsultan perkebunan.
Ketua Tim Project MBKM, Dinda Safitri mengungkap bahwa pelatihan ini bertujuan memperkenalkan metode pertanian modern kepada warga desa. Untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen anggur serta sebagai penunjang inovasi usaha BUMDes.
”Metode greenhouse memungkinkan peningkatan produktivitas dibandingkan pertanian terbuka. Karena lingkungan yang lebih terkendali dapat meminimalisir risiko serangan hama dan penyakit. Selain itu, kualitas buah juga lebih terjaga karena minimnya paparan terhadap cuaca ekstrem,” ungkap Dinda.
Sementara itu, Nurus Sofwan S.P menjelaskan, materi pelatihan mencakup cara pencangkokan pohon anggur; perawatan tanaman anggur dalam lingkungan terkendali; hingga teknik pemanenan yang tepat;. Peserta juga diajak untuk mempraktikkan langsung pencangkokan pohon anggur di area percontohan desa, termasuk mempelajari media tanam yang digunakan.
Pada sesi pencangkokan, Nurus memberikan panduan detail tentang teknik memilih batang terbaik untuk menghasilkan bibit unggul. Selain itu, peserta diajak berdiskusi mengenai tantangan budidaya, khususnya terkait media tanam dan lahan yang cocok.
”Bahkan beberapa peserta menanyakan apakah tanaman anggur dapat tumbuh optimal di pot atau di media tanam terbatas,” jelas dia.
IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)
Nurus memaparkan bahwa tanaman anggur tetap bisa ditanam di pot, tetapi memerlukan perhatian ekstra, seperti pemangkasan rutin dan pengelolaan media tanam yang baik untuk memastikan asupan nutrisi mencukupi.
Lebih lanjut, dia menerangkan, beberapa peserta juga menanyakan cara agar tanaman anggur bisa lebih cepat berbuah. Nurus pun memberikan beberapa poin penting yang harus diperhatikan.
”Contohnya, pupuk NPK (Nitrogen, Fosfor, Kalium) harus disesuaikan dengan media tanam. Jika ingin mempercepat pembungaan, kurangi pupuk nitrogen dan tingkatkan kalium, karena nitrogen yang berlebihan cenderung mendorong pertumbuhan daun, bukan bunga,” ujar Nurus.

Dalam sambutannya, Direktur BUMDes Desa Kembangkuning, Yasir Hidayat, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Tim Project MBKM yang turut mendorong transformasi ekonomi desa melalui inovasi usaha baru bagi BUMDes dan mendukung desa dalam bidang pertanian.
“Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting bagi desa kami. Terutama sebagai sumber usaha baru untuk BUMDes dengan penerapan metode pertanian Greenhouse Anggur tradisional yang lebih modern dan efisien. Kami berharap budi daya anggur dengan sistem greenhouse dapat menjadi salah satu pilar ekonomi baru bagi masyarakat,” imbuhnya.
Salah satu peserta, Wulan yang merupakan anggota PKK Desa Kembangkuning, mengungkapkan antusiasmenya mengikuti pelatihan ini.
“Kami sangat terbantu dengan pelatihan ini, adanya Sistem greenhouse memungkinkan kami menanam anggur sepanjang tahun dengan hasil yang lebih baik,” ungkapnya.
Dengan adanya pelatihan ini, Desa Kembangkuning diharapkan mampu mengembangkan potensi pertanian lokal yang berkelanjutan, sekaligus membuka peluang baru dalam sektor agribisnis.
Tim Project MBKM juga berencana untuk terus mendampingi masyarakat desa dalam implementasi budi daya anggur ini hingga mencapai hasil yang optimal.
Transformasi ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan masyarakat desa dapat menghadirkan perubahan positif yang signifikan bagi pembangunan desa. (ADV)
About The Author
- Penulis: BNews 7


Saat ini belum ada komentar