Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Kades Madusari Buka Suara Soal Lapangan Desa yang Dipakai Koperasi Merah Putih

Kades Madusari Buka Suara Soal Lapangan Desa yang Dipakai Koperasi Merah Putih

  • calendar_month 55 menit yang lalu

BNews-MAGELANG-Kepala Desa Madusari, Sodikun, memastikan pembangunan kembali Lapangan Desa Madusari, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, segera dilaksanakan sesuai hasil kesepakatan bersama antara pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan masyarakat.

Kepastian tersebut disampaikan usai Musyawarah Desa yang digelar di Gedung Olahraga Desa Madusari, Senin (8/6/2026), menyusul aspirasi warga terkait pembangunan lapangan yang sebagian lahannya digunakan untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

Sodikun menegaskan Pemerintah Desa Madusari tetap berkomitmen memenuhi kesepakatan pembangunan lapangan yang telah disepakati sebelumnya bersama masyarakat.

“Kami memahami aspirasi masyarakat karena lapangan ini merupakan fasilitas publik yang sangat penting bagi warga. Karena itu, setelah musyawarah hari ini, seluruh tahapan pembangunan sudah kami sepakati bersama dan akan segera dilaksanakan,” kata Sodikun saat dikonfirmasi, Senin (8/6/2026) petang.

Menurutnya, pembangunan lapangan tidak pernah dibatalkan. Namun terdapat sejumlah tahapan administrasi dan teknis yang harus diselesaikan terlebih dahulu sehingga pelaksanaan pekerjaan mengalami penyesuaian waktu.

Ia menilai aspirasi yang disampaikan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga komunikasi dan transparansi antara pemerintah desa dengan warga.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang terus mengawal pembangunan ini. Semua aspirasi kami dengarkan dan hari ini sudah menghasilkan kesepakatan yang jelas lengkap dengan jadwal pekerjaan yang akan dilaksanakan,” ujarnya.

Tahapan Pembangunan Lapangan Desa Madusari

Berdasarkan hasil musyawarah, pembangunan Lapangan Desa Madusari akan dimulai dengan pekerjaan perataan tanah pada 8 hingga 28 Juni 2026.

Selanjutnya, pembangunan drainase dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni hingga 6 Juli 2026. Tahap berikutnya berupa pemadatan lahan akan dilaksanakan pada 7 hingga 13 Juli 2026.

Setelah itu, pekerjaan dilanjutkan dengan pembangunan senderan permanen, drainase permanen, penanaman rumput, serta penyelesaian berbagai fasilitas pendukung lainnya yang ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2026.

Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai kesepakatan, Karang Taruna Desa Madusari akan dilibatkan dalam proses pengawasan. Perwakilan pemuda desa akan ikut memantau progres pekerjaan di lapangan.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Sodikun berharap keterlibatan seluruh unsur masyarakat dapat memperkuat rasa memiliki terhadap fasilitas publik yang nantinya digunakan bersama.

“Kami ingin pembangunan ini menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah desa melaksanakan, masyarakat mengawasi, sehingga hasilnya benar-benar sesuai harapan warga,” tuturnya.

Koperasi Merah Putih dan Lapangan Desa Dinilai Sama-sama Penting

Sodikun juga menegaskan bahwa pembangunan Koperasi Desa Merah Putih dan pembangunan lapangan desa bukanlah dua program yang saling bertentangan.

Menurutnya, kedua fasilitas tersebut memiliki fungsi berbeda namun sama-sama penting untuk mendukung kemajuan Desa Madusari.

“Koperasi Desa Merah Putih dibangun untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat. Sementara lapangan desa tetap kami pertahankan fungsinya sebagai ruang publik, tempat olahraga, kegiatan sosial, pendidikan, dan aktivitas kepemudaan. Keduanya sama-sama penting bagi kemajuan desa,” jelasnya.

Dengan adanya kesepakatan terbaru tersebut, Pemerintah Desa Madusari berharap seluruh masyarakat dapat bersama-sama mengawal proses pembangunan hingga selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Kami mohon doa dan dukungan seluruh warga. Insyaallah pembangunan lapangan akan kami selesaikan sesuai jadwal yang sudah disepakati bersama sehingga pada akhir Agustus nanti masyarakat bisa kembali memanfaatkan lapangan ini dengan nyaman,” pungkas Sodikun.

Warga Sebelumnya Tagih Janji Pembangunan Lapangan

Sebelumnya, puluhan tokoh pemuda dan warga Desa Madusari mendatangi kantor Pemerintah Desa Madusari pada Senin (8/6/2026). Mereka juga memasang spanduk di sekitar lapangan desa sebagai bentuk pengingat atas komitmen pembangunan kembali lapangan yang sebagian lahannya digunakan untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

Perwakilan warga, Arif Widodo, mengatakan masyarakat mempertanyakan realisasi kesepakatan yang telah dibahas sejak akhir 2025 karena hingga Juni 2026 belum terlihat adanya pekerjaan fisik di lokasi.

“Kesepakatan sudah lama, pihak desa menjanjikan akan melakukan pembangunan pada pada Akhir Mei, namun hingga bulan Juni ini tidak ada tindakan apa-apa sehingga kami mendatangi pemerintah Desa dan mengingatkan kembali janji janjinya yang tengah disepakati pada pertemuan akhir Desember 2025 lalu,” ujar Arif Widodo.

Warga juga menilai pemerintah desa belum menjalankan komitmen yang tertuang dalam perjanjian sebelumnya.

“Selama enam bulan itu belum ada tindakan yang terlihat. Masyarakat akhirnya kembali mempertanyakan komitmen yang sudah dituangkan dalam perjanjian bermeterai dan disaksikan perangkat desa maupun tokoh masyarakat,” kata Arif.

Meski demikian, setelah dilakukan musyawarah lanjutan yang melibatkan pemerintah desa, BPD, dan masyarakat, seluruh pihak akhirnya mencapai kesepakatan percepatan pembangunan lapangan desa hingga target penyelesaian pada akhir Agustus 2026. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less