Malam Ini Webstie Pendaftaran Kartu Pra Kerja Bisa Mulai Diakses

BNews—NASIONAL—Pemerintah menjanjikan akan mulai membuka akses pendaftaran kartu pra kerja mulai dibuka. Website remsi di prakerja.go.id diumumkan telah siap.

Sebelumnya sejumlah warga melakukan protes di akun Instagram Pra Kerja. Kemenko Bidang Perekonomian yang membawahi program ini pun buka suara.

Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, mengatakan program ini baru akan dibuka nanti malam.

Saat ini, pihak yang berkaitan dengan program ini tengah melakukan rapat teknis mempersiapkan peluncuran. Namun, Susiwijono tak menyebutkan pukul berapa masyarakat yang menjadi korban PHK bisa mendaftar.

“Launching-nya nanti malam. Sekarang lagi rapat teknis persiapan launching dengan PMO (Project Management Office). Nanti PMO yang akan jelaskan semua,” kata Susiwijono.

Dalam situs resminya, layar yang terpampang masih berupa penjelasan singkat tentang Kartu Pra Kerja. Di akun Instagram yang dibuat penyelenggara untuk program ini pun dipenuhi kolom protes netizen mengapa belum juga dibuka pendaftarannya. Bahkan ada yang tak bisa mengakses situsnya.

“Bergadang gue nungguin dari jam 1 sampai jam 3 pagi. Kemarin masih bisa dibuka, baca deskripsinya, buka tanggal 11. Pagi-pagi jam 6 buka linknya, udah eror aja,” tulis akun @sandiutama1212 dikutip kumparan.

kumparan pun mencoba menghubungi nomor layanan masyarakat Kartu Pra Kerja. Panggilan tersebut hanya disambut oleh suara mesin otomatis yang mengatakan jam operasional dibuka mulai pukul 08:00 WIB hingga 19:00 WIB tanpa ada layanan berbicara dengan petugas langsung.

Sebelumnya, Jokowi menyebutkan telah menaikkan dana yang disiapkan di Kartu Pra Kerja dari sebelumnya Rp 10 triliun menjadi Rp 20 triliun.

Kenaikan anggaran dua kali lipat ini imbas dari virus corona. Dari dana jumbo yang disiapkan pemerintah hingga Rp 20 triliun, penerima manfaat dari kartu ini pun mencapai 5,6 juta orang.

Jokowi mengatakan, orang yang bisa menerima kartu ini terutama yang terkena PHK, pekerja informal, pelaku usaha mikro dan kecil yang terdampak virus corona. Pada tahap awal, baru ada empat wilayah yang bisa mengimplementasikan Kartu Pra Kerja, yakni Kepulauan Riau, Bali, Sulawesi Utara, dan Surabaya.

Nantinya, peserta yang mendaftar Kartu Pra Kerja akan mendapatkan uang nontunai sebesar Rp 650.000, yang akan diberikan dalam tiga tahap. Uang ini hanya akan diberikan sekali seumur hidupnya saat menjadi peserta Kartu Pra Kerja. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: