Menemboes Waktoe Jadi Tema Pesta Tahun Baru di Atria Hotel Magelang

BNews—MAGELANG—Menyambut malam pergantian tahun pada 31 Desember 2019, Atria Hotel Magelang menghadirkan acara Tahun Baru bertema ’Menemboes Waktoe’. Bertempat di Pamiluto Restaurant, pengunjung akan diajak bernostalgia menuju zaman kolonial Belanda.

Sales Marketing Manager Atria Hotel Magelang, Dyah Listyorini mengatakan, sengaja menyambut tahun baru 2020 dengan nuansa berbeda dari kebanyakan. Pemilihan tema unik tersebut tidak lepas dari kekayaan budaya berupa bangunan bersejarah peninggalan era kolonial yang banyak berdiri kokoh di Magelang. Seperti yang dapat ditemui mulai arah Secang hingga pusat kota.

”Menemboes Waktoe mengajak kita ke masa lalu. Kami ingin membangkitkan emosional dan kenangan manis di masa-masa tempo doeloe,” kata Dyah.

Untuk mengobati kerinduan, Pamiluto Restaurant sedikit banyak akan diberi sentuhan dekorasi tempo doeloe. Pelayan pun nantinya juga akan memakai kostum motif lurik.

Ia juga menjanjikan kualitas dan originalitas menu hidangan yang akan disajikan seperti cita rasa di era kolonial puluhan hingga ratusan tahun lalu. Sembari menikmati hidangan spesial, pengunjung juga akan disuguhkan lagu-lagu keroncong jadul seperti Geef Mij Maar Nasi Goreng.

DPD PKS Magelang Ramadhan

”Pengunjung dapat menyantap berbagai menu yang akan membuat kembali ke masa lalu di masa Hindia Belanda. Diantaranya Roast Turkey with Apple Sage Filling, Roast of Lamb Leg with Local Spicy, Bitter Ballen, Macaroni Schotel, Gebraden Rijst dan Klappertaart,” jelasnya.

Chief Cook Adenauer Fecky memaparkan, pihak hotel membuat dua paket pilihan makan malam. Yakni Buffet (all you can eat) Rp 150 ribu perpack dan Rijsttafel (sama seperti buffet namun pengunjung diberikan pelayanan khusus tidak perlu antre). Menu makanan yang dihidangkan pun diciptakan semurni mungkin alias belum ada modisikasi seperti banyak ditemui sekarang ini.

Misal untuk menu Senerek, Fecky mengadopsi Senerek dari keluarganya. Ia mengaku, mengenal Senerek kali pertama bukan dari Magelang, melainkan Ambon. Senerek original diklaim memiliki kuah yang kental dan dimakan menggunakan roti.

”Aslinya dari daging kaki sapi. Dia tidak pakai bumbu macam-macam. Hanya kacang merah dan daun (yang putih) bawang merah itu direbus enam sampai sembilan jam. Kekentalannya dari situ. Lalu tastenya dari cengkeh dan buah pala,” kata Chief yang sudah berkeliling dunia itu.

Tidak hanya Senerek, Nasi Goreng yang akan disajikan nantinya menyerupai saat masa kolonial yakni hanya menggunakan margarin. Selain itu, ada Roast Turkey yakni ayam kalkun yang diisi apel kombinasi sage ke dalam perut ayam kemudian dipanggang.

”Sage didapat dari Eropa sedangkan apel dari Indonesia. Sage itu memberi aroma strong sekali,” pungkas dia.

Makan malam di malam pergantian tahun baru 2020 itu dimulai pukul 18.00 hingga 22.00 WIB. Bagi yang ingin menginap di Hotel Atria Magelang disediakan paket menginap tipe kamar Superior seharga Rp 900 ribu. Sudah termasuk makan pagi dan Gala Dinner untuk dua orang. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: