Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Motif Pinjam Uang Berujung Maut, Kasus Pembongkaran Makam di Magelang Terkuak

Motif Pinjam Uang Berujung Maut, Kasus Pembongkaran Makam di Magelang Terkuak

  • calendar_month Sel, 24 Mar 2026

BNews-MAGELANG – Lanjutan kasus pembongkaran makam di Dusun Plambongan, Desa Dukun, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang mengungkap fakta mengejutkan. Korban yang semula diduga meninggal secara wajar, ternyata merupakan korban pembunuhan.

Hal ini disampaikan oleh AKP Toyip Riyanto yang menyebut hasil autopsi memastikan adanya unsur kekerasan dalam kematian korban.

“Dari hasil ekshumasi dan pemeriksaan forensik, ditemukan tanda-tanda kekerasan pada bagian leher korban yang menyebabkan mati lemas,” ujarnya.

Awal Kejadian

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 12 Februari 2026 sekitar pukul 14.40 WIB di rumah korban di Dusun Plambongan Desa Dukun Kecamatan Dukun. Korban diketahui berinisial D atau SDT (63).

Korban pertama kali ditemukan oleh suaminya sepulang kerja sekitar pukul 16.00 WIB dalam kondisi tergeletak di atas tempat tidur dengan posisi terlentang dan tidak bernapas.

Saat itu, keluarga dan warga mengira korban meninggal secara alami. Pemeriksaan awal oleh bidan setempat juga tidak menemukan tanda mencurigakan, sehingga jenazah langsung dimakamkan.

Kecurigaan Muncul

Kecurigaan baru muncul setelah keluarga menemukan lemari dalam kamar korban dalam kondisi terbuka dan berantakan.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Sejumlah barang berharga dilaporkan hilang, di antaranya uang tunai sekitar Rp30 juta dan gelang emas seberat 15 gram.

Namun, kejadian tersebut sempat tidak langsung dilaporkan hingga akhirnya pihak keluarga melapor ke kepolisian pada 25 Februari 2026.

Pembongkaran Makam dan Hasil Autopsi

Atas permintaan keluarga, dilakukan pembongkaran makam (ekshumasi) pada 17 Maret 2026 oleh tim Dokkes Polda Jawa Tengah.

Hasil autopsi mengungkap adanya luka memar pada leher bagian depan serta resapan darah di jaringan dalam leher. Selain itu ditemukan tanda kematian akibat mati lemas.

“Penyebab kematian adalah cekikan yang mengakibatkan korban kehabisan napas,” jelas AKP Toyip.

Diperkirakan korban meninggal beberapa jam setelah makan terakhir, dengan waktu kematian sekitar lima minggu sebelum dilakukan autopsi.

Pelaku Diamankan… KLIK DISINI UNTUK LANJUT MEMBACA

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less