Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Muslimat NU Magelang Bersholawat Jadi Momentum di Hari Santri Nasional 2023

Muslimat NU Magelang Bersholawat Jadi Momentum di Hari Santri Nasional 2023

  • calendar_month Sen, 30 Okt 2023

BNews-MAGELANG- Bupati Magelang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto, dan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Ida Fauziyah, menghadiri acara Muslimat NU Bersholawat dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2023 bersama Syarifah Lala Bafaqih di Lapangan drh. Soepardi, Sawitan, Kota Mungkid, pada hari Minggu (29/10/2023).

Dalam sambutannya, Adi Waryanto, yang mewakili Bupati Magelang, menyampaikan bahwa acara Bersholawat dalam peringatan Hari Santri Nasional ini merupakan momentum yang tepat untuk merenungkan perjuangan para kyai dan santri dalam mempertahankan keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia dari penjajah kolonial.

“Kita harus menjadikan acara ini sebagai kesempatan untuk mengatur diri, menyucikan hati, dan memperkuat iman dan ketaqwaan kita, serta meneladani para ulama yang akan meningkatkan cinta kita kepada Baginda Nabi Muhammad SAW melalui Bersholawat,” ujar Adi.

Menurutnya, momentum ini harus menjadi bentuk transformasi diri dan juga untuk membangun nilai-nilai luhur agar tercipta masyarakat yang madani serta mengamalkan ajaran Islam dengan baik.

Hal ini sejalan dengan upaya bersama dalam pembangunan untuk menciptakan Kabupaten Magelang yang sejahtera, berdaya saing, dan amanah. Oleh karena itu, kegiatan-kegiatan religius seperti ini perlu didukung.

“Kami percaya bahwa pembangunan apapun tidak akan bermakna jika tidak diiringi dengan pembangunan di bidang sosial dan keagamaan. Marilah kita muliakan acara ini dengan melantunkan sholawat bersama untuk memohon kepada Tuhan agar bangsa ini segera terbebas dan terjauhkan dari segala musibah,” ungkap Adi.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Ida Fauziyah, menyampaikan bahwa acara Bersholawat dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional ini merupakan kontribusi untuk menyadarkan bahwa santri tidak hanya ada pada hari ini, tetapi telah memberikan kontribusi sejak sebelum Indonesia Merdeka.

DOWLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Menjadi santri adalah suatu kebanggaan tersendiri. Selain memiliki pengetahuan agama yang lebih dalam, santri juga memiliki kompetensi yang tidak dimiliki oleh orang pada umumnya.

“Kita harus mensyukuri, mengingat, dan memotivasi kembali bahwa peran santri tidak hanya terbatas pada masa lalu atau masa kini; tetapi peran santri harus kita persiapkan sejak sekarang untuk masa depan kita,” ujar Ida Fauziyah.

Ida juga menambahkan bahwa Indonesia akan menciptakan sejarah baru yang disebut Indonesia Masa Depan atau Indonesia Emas pada tahun 2045; ketika Indonesia mencapai usia satu abad atau 100 tahun.

“Oleh karena itu, kita harus melakukan introspeksi diri yang lebih dalam dan bersiap-siap untuk terus memberikan kontribusi; bagi kemajuan Indonesia melalui peran santri, sesuai dengan tema Hari Santri Nasional, yaitu Jihad Santri untuk Kejayaan Negeri,” pungkasnya. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less