Pangan Murah di Ngablak Magelang Diserbu Warga, Cabai Dijual Rp9.000 per Paket
- calendar_month 14 menit yang lalu

Gerakan Pangan Murah Distanpan dan Champion Cabe Diserbu Warga Ngablak
BNews-MAGELANG — Gerakan Pangan Murah yang digelar Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang bersama Asosiasi Champion Cabai Magelang diserbu warga di Lapangan Cakra Buana, Desa Ngablak, Kecamatan Ngablak, Selasa (13/10/2026). Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.
Kegiatan tersebut digelar untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus mendukung pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang, Sri Triyati Ningsih, mengatakan Gerakan Pangan Murah menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat. Di antaranya daging, beras, gula, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, cabai, sayuran, serta sejumlah bahan pangan lainnya.
“Yang dijual daging, beras gula minyak bawang merah bawang putih cabai dan sayuran dan lain sebagainya, kecuali harga beras SPHP Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) harga sesuai ketentuan dari Bulog. Harga jual lainnya dibawah harga,” kata Sri Triyanti di sela acara tersebut.
Sri menjelaskan, beras subsidi yang disediakan mendapat fasilitas distribusi dari Pemerintah Provinsi sebesar Rp14.000 per kilogram. Dengan subsidi tersebut, beras dijual kepada masyarakat seharga Rp12.000 per kilogram untuk kemasan 5 kilogram.
Sementara itu, produk pertanian berupa cabai mendapat fasilitas distribusi dari pemerintah sebesar Rp2.000 per kilogram. Barang lainnya juga memperoleh subsidi Rp2.000 per kilogram, kecuali minyak goreng yang mendapat subsidi Rp500 per kilogram.
Menurut Sri, kegiatan Gerakan Pangan Murah bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan agar kenaikan harga tidak semakin membebani masyarakat, terutama ketika terjadi inflasi.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Kita menjual diharga pasaran. Ini sering dilakukan, satu bulan dua kali. Tapi ketika ada gejolak harga pangan tinggi di Kabupaten Magelang kita intervensi dengan pangan murah ini,” jelasnya.
Champion Cabai Sediakan 500 Paket
Dalam kegiatan tersebut, Asosiasi Champion Cabai Kabupaten Magelang turut menyediakan ratusan paket cabai keriting dan cabai rawit dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
Ketua Asosiasi Champion Cabai Kabupaten Magelang, Sudarno, mengatakan pihaknya membawa sekitar 500 paket cabai dengan kemasan yang disebut dalam keterangan sebesar 20 ons. Setiap paket dijual seharga Rp9.000.
“Kali Champion membawa sekitar 500 paket kemasan 20 ons dengan harga jual Rp 9000 perpaket,” Ketua Asosiasi Champion Cabai Kabupaten Magelang Sudarno.
Sudarno menambahkan, keikutsertaan Champion Cabai dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah untuk membantu mengendalikan inflasi akibat kenaikan harga bahan pangan.
Ia menyebut kenaikan harga cabai saat ini dipengaruhi berkurangnya hasil panen petani akibat kemarau panjang.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Berdasarkan data harga yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, cabai rawit merah dijual di pasaran pada kisaran Rp70.000 per kilogram, sedangkan cabai keriting mencapai Rp65.000 per kilogram. Kedua komoditas tersebut mengalami kenaikan dari harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp64.000 per kilogram.
“Tujuannya biar konsumen tidak menjerit dengan tingginya harga cabai,” tegas pria yang akrab disapa Mas Dar tersebut.
Satu Jam, Barang Dagangan Ludes
Manfaat Gerakan Pangan Murah dirasakan langsung oleh masyarakat dan pelaku usaha kecil. Dalam waktu kurang dari satu jam, berbagai barang yang dijual dilaporkan laris dibeli warga setempat.
Salah satu warga Dusun Toyogaten, Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngablak, Suyati, mengaku membeli sejumlah kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, dan telur, karena harganya lebih murah dibandingkan di pasar.
Ia mencontohkan harga minyak goreng di pasaran yang disebut berkisar Rp18.000 hingga Rp21.000, sedangkan dalam kegiatan tersebut tersedia; minyak goreng dengan harga Rp15.000 per kemasan 5 kilogram. Satuan dan jenis kemasan harga ini perlu dipastikan kembali agar informasi yang disampaikan kepada pembaca akurat.
“Ini sangat membantu masyarakat, karena lebih murah dari pasar,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah bersama para pelaku sektor pangan berupaya menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok sekaligus; membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga sejumlah komoditas pangan di Kabupaten Magelang. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar