Panjat Pagar dan Naik Ojek, Ini Kelanjutan Pasien Positif Kabur di Temanggung

BNews—TEMANGGUNG— Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Temanggung dilaporkan kabur dari lokasi karantina. Dia melarikan diri malam hari, kemarin, tanpa sepengetahuan petugas.


Dari laporan yang diterima Bupati Temanggung M Al Khadziq mengatakan pasien tersebut kabur dengan cara melompati pagar. Kemudian menyewa ojek pangkalan.

Saat ini petugas sudah menemukan lokasi persinggahan pasien tersebut.Ada laporan salah satu pasien positif itu pulang dengan loncat pagar. Sekarang petugas sudah membujuk lagi untuk memberikan pengertian,” katanya.


Dia juga telah meminta tim gugus tugas Covid-19 Temanggung mencari tukang ojek yang digunakan pasien tersebut.

Karena, kata dia, dikhawatirkan, terjadi penularan selama perjalanan menuju lokasi pasien pulang.

“Sekarang petugas juga sedang mencari tukang ojeknya siapa, karena kalau dia tukang ojek dikhawatirkan bisa tertular positif, makanya nanti kita rapid test ke tukang ojeknya,” ucapnya.

Dia mengatakan saat ini kasus Covid-19 di wilayahnya bertambah 30 kasus menjadi 191 kasus.

Loading...


Jumlah ini merupakan tertinggi kedua di Jawa Tengah setelah Kota Semarang.
Penambahan pasien positif ini berasal dari klaster pasar.


Terdapat lima pasar di Temanggung yang menjadi episentrum penularan. Rinciannya, pasar Ngadirejo, pasar Tawang, pasar Gondang, pasar Jumo dan pasar Kandangan.

“Di pasar Ngadirejo itu ada belasan pedagang pasar dan pedagang sayur keliling yang positif Covid-19. Jadi mungkin pasar akan kami liburkan selama 2 hari,” ucapnya. (her/wan)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: