Pasar Gemblung Desa Salam Siap Sambut Wisatawan di Pintu Masuk Magelang

BNews—SALAM— Satu lagi pasar wisata tradisional hadir di Kabupaten Magelang. Tadi pagi (29/9) diluncurkan Pasar Gemblung di Desa Salam Kecamatan Salam. Di dekat pintu masuk Jawa Tengah dan Kabupaten Magelang.

Pasar berkonsep tradisional ini menghadirkan menu-menu khas jawa. Saat launcing digelar berbagai acara mulai dari senam pagi hingga Gangtangan Burung Basudewa.

Advertisements


Di pasar ini pengunjung bertransaksi dengan menggunakan alat tukar khas yakni koin dari batok kelapa yang diberi nama GeBlo “Ge Blonjo”. Dalam Bahasa Indonesia artinya dibuat belaja. Untuk satu koin GeBlo pengunung cukup merogoh kocek Rp 2 ribu.


Pengunjung yang datang dari berbagai wilayah nampak ramai dan antusias. Mereka begitu menikmati jajanan yang dihidangkan, ada yang makan sambal duduk santai di lincak bambu, di atas bebatuan di bawah pohon bambu dan pohon sengon sembari memberikan masukan tentang penataan pasar kuliner tradisional tersebut.

Kepala Desa Salam, Zuhanif, mengatakan para pedagang ini berasal dari berbagai kelompok seperti darmawanita, ibu-ibu PKK, guru-guru PAUD. Semuanya merupakan binaan dari Tim Penggerak PKK Desa Salam. “Uji coba ini dimaksudkan untuk mencari masukan sebanyak-banyaknya dari berbagai elemen sehingga nantinya bisa lebih baik lagi,” tuturnya.

DInamakan Pasar Gemblung memiliki arti Gembira dan tidak lingkung”. Maksud agar pengunjung yang datang di pasar ini merasa gembira, bersyukur sehingga ketika pulang tidak linglung. “Ada juga yang memaknai Gemblung Gemah Ripah Bebarengan Lantaran Lung Tinulung,” kataya. (bn1/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: