Patroli Perbatasan Jateng, Polisi Paksa 665 Kendaraan Pemudik Putar Balik

BNews—SEMARANG— Meski pemerintah resmi memberlakukan pelarangan mudik, Jumat (24/4), petugas masih banyak menemukan masyarakat yang abai. Seperti di Jawa Tengah, polisi terpaksa menertibkan dengan memaksa memutarbalik laku kendaraan saat tiba di pintu perbatasan.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna menjelaskan, masih banyak pemudik yang ditemukan nekat mencoba pulang kampung. Peristiwa tersebut terjadi saat polisi menggelar Operasi Ketupat Candi 2020.

Hingga hari ketiga, sejak 24-26 April 2020, polisi terus melaksanakan penyekatan kendaraan pemudik yang akan masuk wilayah Jateng.

”Kendaraan yang diarahkan putar balik arah sebanyak 655 kendaraan,” kata Iskandar, Senin (27/4).

Jumlah tersebut diklaim meningkat cukup signifikan. Sebab, pada hari kedua Operasi Ketupat Candi terdapat 463 kendaraan pemudik yang diperintahkan putar balik.

Iskandar menyebut, kebanyakan pemudik berasal dari Jakarta dan sekitarnya yang akan pulang kampung ke berbagai daerah di Jateng.

”Dari 655 kendaraan tersebut pemudik dari Jakarta dan Bandung penyekatan di Exit Tol Brebes ada 64 kendaraan. Kemudian pemudik dari arah Surabaya di Exit Tol Sragen sebanyak 46 kendaraan,” urainya.

Loading...

Berikut rincian kendaraan pemudik yang diminta putar balik saat tiba di perbatasan Jateng:

  1. Pintu Exit Tol Pejagan Brebes: 64 kendaraan
  2. Terminal Kecipir Brebes: 80 kendaraan
  3. Pos Mergo Cilacap: 60 kendaraan
  4. Pos Patimuan Cilacap: 53 kendaraan
  5. Pos Prambanan Klaten: 45 kendaraan
  6. Pos Salam Magelang: 51 kendaraan
  7. Pos Nambangan Wonogiri: 48 kendaraan
  8. Pos Bagelan Purworejo: 20 kendaraan
  9. Pos Tawangmangu Karangaanyar: 24 kendaraan
  10. Pos Jembatan Timbangan Rembang: 50 kendaraan
  11. Pos Simpang 3 Ketapang Blora: 32 kendaraan
  12. Pintu Exit Tol Sragen: 46 kendaraan
  13. Pos Sambung Macan Sragen: 42 kendaraan. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: