PDP Covid-19 Warga Mungkid dan Dimakamkan di Dukun Magelang, Ini Riwayatnya

BNews–MUNGKID– Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dilaporkan meninggal dunia oleh Pemkab Magelang merupakan seorang perempuan seorang berusia 25 tahun. Jenazah pasien ini dimakamkan sesuai protokol kesehatan covid-19 pada hari Senin, 20 April 2020 lalu.

Plt Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi mengatakan almarhum merupakan warga Kecamatan Mungkid . “Almarhum ini dirawat di RSUD Muntilan sejak tanggal 16 April 2020. Ia meninggal dunia tanggal 20 April 2020,” katanya Selasa malam (21/4/2020).

“Untuk jenazah sendiri dimakamkan di wilayah Kecamatan Dukun atas permintaan keluarga. Karena suaminya merupakan warga Kecamatan Dukun,” imbuhnya.

Nanda juga menyampaikan, keterangan dari Dinkes tidak dilaporkan kemarin lusa (20/4/2020). “Hal ini karena belum diterima notifikasinya dari pihak rumah sakit. Sehingga baru dilaporkan kemarin (21/4/2020),” ujarnya.

Dari penambahan tersebut, pasien meninggal dunia di Kabupaten Magelang berjumlah 13 orang hingga 21 April 2020 sore.

Dari informasi yang diterima borobudurnews.com pasien tersebut memiliki riwayat penyakit DBD. Beberapa warga menyampaikannya secara langsung kepada borobudurnews.

Sebelumnya diberitakan update jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Magelang bertambah 4 orang. “Jumlah PDP sebelumnya berjumlah 15 orang ditambah baru 4 orang, meninggal dunia 1 orang dan pulang sembuh 1 orang ,” paparnya.

Loading...

Sementara untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP), lanjut Nanda saat ini berjumlah 170 orang. “Jumlah tersebut berasal dari data sebelumnya 187 orang, lolos pantau 28 orang. Namun hari ini bertambah ODP sebanyak 11 ODP baru,” ungkapnya.

Untuk pasien positif sembuh total hingga saat ini masih berjumlah 2 orang. Dan untuk PDP yang pulang kondisi baik total 79 orang. (bn1)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: