Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Pengajian Akbar Maulid Nabi dan Khataman Qur’an TPQ Dusun Parakan, Ribuan Jamaah Guyup Rukun

Pengajian Akbar Maulid Nabi dan Khataman Qur’an TPQ Dusun Parakan, Ribuan Jamaah Guyup Rukun

  • calendar_month Ming, 21 Sep 2025

BNews—MAGELANG— Suasana religius menyelimuti Dusun Parakan, Desa Ngargogondo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu siang (21/9/2025).

Ribuan jamaah menghadiri Pengajian Akbar Dalam Rangka Maulid Nabi Muhammad SAW dan Tasyakuran Likhotmil Qur’an TPQ Dusun Parakan yang menghadirkan KH Ahmad Sa’id Asrori sebagai penceramah.

Ketua panitia Fathurrohman menjelaskan, acara ini digelar untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus menanti syafaat beliau dari dunia hingga akhirat.

“Khotmil Qur’an ini kami selenggarakan sebagai ungkapan syukur kepada Allah atas segala nikmat-Nya, khususnya dalam menyelesaikan bacaan Al-Qur’an. Kami berharap ridho-Nya dan keberkahan dari Al-Qur’anul Karim,” ungkapnya.

Menurut Fathurrohman, persiapan acara ini dilakukan secara gotong royong bersama warga dan wali santri.

Dukungan diberikan dalam berbagai bentuk mulai tenaga, harta benda hingga pikiran sehingga acara berjalan lancar dan penuh kebersamaan.

“Acara ini juga sebagai solidaritas masyarakat untuk birrul walidain, birrul arwah serta bersosialisasi dalam syiar Islam, khususnya bagi warga Nahdliyin,” tambahnya.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Sebanyak 35 santri TPQ Fadlilatu Robbii mengikuti khataman Qur’an dalam acara ini, terdiri dari 12 santri khatam Al-Qur’an dan 23 santri khatam Juz Amma. TPQ tersebut diasuh oleh Ustadz Munajad, Ustadz Muqtashid, dan Ustadz Faroidl.

“Alhamdulillah, masyarakat senang dan bersyukur karena Bapak Kyai yang diharapkan bisa rawuh hadir. Suasana pengajian berlangsung guyup, rukun, saling mendukung, dan menjadi ajang tholabul ‘ilmi bersama,” kata Fathurrohman. Ia menambahkan, kegiatan Maulid Nabi digelar rutin setiap tahun dan khataman Qur’an setiap dua tahun sekali.

Dalam tausiyahnya, KH Ahmad Sa’id Asrori menyampaikan pesan-pesan penting bagi jamaah. Di antaranya manusia memiliki dua hutang, yaitu kepada Allah dan kepada sesama yang wajib dibayar. Dengan Maulid Nabi, umat Islam diharapkan membangun pondasi cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

Beliau juga menekankan Hubbul Wathon minal Iman (cinta tanah air sebagian dari iman), Halawadul Iman (manisnya iman) yakni lebih mencintai Allah dan Rasul-Nya daripada yang lain, serta cinta kepada Kanjeng Nabi yang abadi sebagai sumber cinta terhadap yang lain.

KH Ahmad Sa’id Asrori juga mengingatkan sabda Kanjeng Nabi bahwa tidak ada suami yang mulia kecuali yang memuliakan istrinya. Para istri wajib cinta, hormat, dan taat kepada suami karena perintah Nabi. Orang tua pun wajib mencintai dan memuliakan anak-anaknya dengan mendidik ilmu agama dan menanamkan tata krama.

“Halawadul Islam adalah manisnya Islam dengan dasar cinta kepada Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Jika kita memikirkan untuk akhirat, otomatis dunia akan mengikuti,” dawuhnya.

Melalui pengajian akbar dan tasyakuran khataman Qur’an ini, masyarakat Dusun Parakan Ngargogondo kembali menunjukkan kekompakan dan kecintaannya kepada ajaran Islam. Acara ini menjadi media silaturahmi, syiar Islam, dan menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada generasi muda. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less