Perjuangan Budayawan Mataram Pulangkan 4 Tombak Pataka Majapahit dari Amerika

BNews—SOLO— Nusantara dimasa silam dikenal sangat kaya dengan warisan budaya peninggalan kerajaan. Benda pusaka nan berharga itu hilang seiring runtuhnya kerajaan-kerajaan. Bahkan, tidak sedikit yang lari ke luar negeri, salah satunya ada di Amerika Serikat.

Sebagai bentuk penyelamatan sejarah, Pegiat Forum Budaya Mataram (FBM) Solo berupaya memulangkan empat tombak Pataka Kerajaan Majapahit. Diketahui, benda tersebut disimpan di The Metropolitan Museum of Art, New York, Amerika Serikat.

Empat tombak Pataka Majapahit tersebut diantaranya bernama Pataka Sang Dwija Naga Nareswara dan Pataka Sang Hyang Baruna. Kemudian Pataka Sang Padmanaba Wiranagari dan Sang Hyang Naga Amawabhumi.

”Empat Pataka itu bukti kejayaan Majapahit,” kata Ketua Forum Budaya Mataram, BRM Kusumo Putro, kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Selasa (20/10).

BRM Kusumo mengambarkan, Pataka Sang Dwija Naga Nareswara berbentuk pataka nagari sebagai perwujudan naga kembar tirta amerta. Pataka ini dari masa Kerajaan Singasari abad XII hingga XIII Masehi.

”Pataka ini lantas diwariskan ke Kerajaan Majapahit setelah diselamatkan Sang Rama Wijaya saat Kerajaan Singasari runtuh,” terangnya.

Sedang Pataka Sang Hyang Baruna yang berupa tombak dari abad XII hingga XIII Masehi. Pataka tersebut biasanya terpasang pada bagian atas kapal pemimpin atau yang mewakili rombongan ekspedisi kerajaan.

Loading...

Selanjutnya, Pataka Sang Padmanaba Wiranagari berbentuk tombak ini merupakan pataka Sang Padmanaba Wiranagari. Pada tombak pataka inilah kali pertama dipasang lambang Kerajaan Wilwatikta Majapahit.

”Pataka ini sebelumnya dibawa Jayakatwang Kediri, tapi berhasil direbut kembali oleh Senopati Singasari saat ekspedisi Pamalayu. Dan terakhir Pataka Sang Hyang Naga Amawabhumi berbentuk tombak naga yang berarti naga penjaga keadilan,” urainya.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Ia menjelaskan, seluruh pataka tersebut kini berada di Amerika. Ia menyebut bila hal tersebut sungguh ironi. Apalagi, negeri Paman Sam tak mempunyai hubungan apa pun dengan Majapahit.

”Tak ada keterikatan sejarah Amerika dengan Pataka Majapahit yang merupakan warisan budaya Indonesia,” jelasnya.

Sebagai bentuk keseriusan, Forum Budaya Mataram sedang menyiapkan petisi. Arahnya menyuarakan dan mendorong agar benda-benda warisan budaya tersebut kembali dari Amerika ke Tahan Air.

” Tentu ini panggilan dan menjadi kewajiban kita semua untuk bergerak, bergandengan tangan dalam upaya mengembalikan pataka-pataka itu,” tegas dia.

”Selama ini banyak juga pusaka atau benda bersejarah peninggalan para leluhur kita yang keberadaannya tak lagi di Indonesia. Ya, termasuk pataka-pataka Majapahit. Pataka adalah panji militer dalam peperangan. Jadi nilai historis benda-benda itu sangat tinggi,” pungkas dia. (han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: