Puluhan Pelajar di Magelang Bukannya Belajar di Rumah Tapi ke Warnet dan Rental PS

BNews—MAGELANG— Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Magelang menggelar razia pelajar yang membolos di tengah jam ’belajar di rumah’. Puluhan pelajar itu tertangkap basah saat asik bermain di rental PlayStation hingga warung internet (warnet).

Kepala Satpol PP Kota Magelang Singgih Indri Pranggana melalui Kabid Tibum, Tranmas dan Linmas Putut Handoko menuturkan, penertiban tersebut digelar sejak hari Senin (16/3). Hingga hari ini, total ada puluhan pelajar yang terjaring razia.

”Kami menertibkan puluhan pelajar yang bermain di saat jam belajar sekolah di rumah. Mayoritas siswa Sekolah Dasar (SD),” tuturnya, Jumat (20/3).

Jelas Putut, razia akan dioptimalkan hingga dua pekan mendatang dengan sasaran di tempat-tempat yang berpotensi didatangi anak-anak sekolah. Diantaranya rental PlayStation, warnet hingga pusat perbelanjaan.

”Seperti saat partoli di Kawasan Magelang Utara, kami menyambangi tiga rental PS dan tiga warnet. Ditemukan beberapa yang sedang asik bermain game. Untuk pusat perbelanjaan Trio Plaza nihil,” jelasnya.

Mereka yang kedapatan ’membolos’ sekolah tidak langsung diberi sanksi. Pihaknya hanya melakukan pendataan, pembinaan dan imbauan untuk segera pulang ke rumah masing-masing. Pemilik rental PS dan warnet juga turut diimbau untuk menolak pelajar bermain disaat jam belajar.

”Pastinya akan ada sanksi apabila mereka (pelajar) yang sudah terdata dikemudian hari kembali terjaring razia,” tegas dia.

Loading...

Imbuh Putut, selain melakukan patroli intensif, pihaknya juga mengingatkan masyarakat Kota Magelang untuk meningkatkan kebersihan. Serta mengurangi aktifitas di luar rumah apabila tidak terlalu penting dan menghindari kegiatan berkerumun.

”Setiap hari mobil patroli keliling kota. Mengimbau masyarakat dengan speaker untuk mengikuti kebijakan Pemkot Magelang serta agar tetap tenang namun waspada menghadapi pandemi Covid-19,” pungkasnya. (cr1/han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: