Remas dan Raba Bagian Sensitif Gadis Disabilitas, Keluarga Polisikan Tetangganya

BNews—JOGJAKARTA— Seorang gadis penyandang disabilitas di Kabupaten Gunungkidul LP, 19, menjadi korban pelecehan seks oleh SY, 41, tetangga desanya. Kasus ini telah dilaporkan ke polisi dan masih dalam penyelidikan.

”Korban itu sudah bukan anak-anak, tetapi merupakan penyandang disabilitas,” kata Kapolsek Playen AKP hajar Wahyudi, Jumat (22/10).

Kasus asusila ini dilakukan pelaku yang merupakan buruh harian lepas di rumah korban di Playen, Gunungkidul, Kamis (21/10) pagi. Sekitar pukul 07.30WIB, pelaku datang ke rumah korban karena ada keperluan dengan orang tua korban.

Saat itulah pelaku, korban, kedua orang tua korban dan tetangganya duduk-duduk di depan rumah. Mereka ini sudah saling mengenal lama dan selama ini hubungannya cukup baik.

Tidak berselang lama, Ayah korban bersama tetangganya pamit untuk pergi ke ladang. Begitu juga dengan Ibu korban juga pamit untuk pergi berbelanja ke warung. Saat itu yang tertinggal hanya korban dan pelaku.

Selang satu jam, Ibu korban pulang dari warung berpapasan dengan pelaku di jalan. Mereka sempat bertegur sapa dan pelaku mengaku hendak pulang ke rumah.

Sampai di rumah saksi mendapati korban menangis di dapur rumahnya dan menceritakan kejadian yang dialaminya. Pelaku telah meremas dada dan alat kelamin korban sehingga membuatnya syok dan traumanya.

Pada siang harinya Ayah korban pulang dari ladang, dan oleh istrinya diceritakan kejadian yang dialami anaknya. Termasuk mendengar pengakuan korban.

Kejadian ini kemudian disampaikan kepada tokoh masyarakat dan sepakt untuk dilaporkan ke Polsek Playen. ”Kami sudah memeriksa saksi dan pelapor untuk kasus ini masih dalam penyelidikan,” katanya. (ifa/han)

Sumber: iNews

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: