Puluhan Tahanan di Jateng Mabuk Hand Sanitizer, 3 Tewas

BNews—JATENG— Sedikitnya sepuluh narapidana (napi) di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Blora mabuk hand sanitizer yang diduga dioplos minuman keras (miras). Tiga napi meninggal dan tujuh lainnya dalam perawatan.

Diduga, mereka menyalahgunakan hand sanitizer yang telah dibagikan oleh petugas dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19. Namun, bukannya untuk cuci tangan tapi malah ditenggak untuk pesta miras. 

Pesta miras para napi tersebut dilakukan pada Rabu (23/6) malam. Dimana memanfaatkan kelengahan petugas Rutan Kelas II B Blora.

Kepala Rutan Kelas II B Blora, Dedi Cahyadi, membenarkan kejadian tersebut. Dirinya telah menerima laporan adanya sejumlah napi yang mabuk karena diduga habis pesta oplosan hand sanitizer yang dicampur dengan miras pada Rabu malam.

Pihaknya langsung membawa tiga napi yang parah ke rumah umum sakit untuk mendapat perawatan. Namun pada Kamis (24/6) malam nyawa ketiga napi tersebut tidak dapat tertolong.

”Peristiwa ini terjadi karena ada niat narapidana menyalahgunakan pembagian obat-obatan kesehatan untuk penanggulangan Covid-19, masker, vitamin dan hand sanitizer,” ungkap Dedi Cahyadi, Jumat (25/6).

”Mereka menyalahgunakan hand sanitizer yang botol kecil berukuran 100 mililiter dicampur dengan minuman lain. Tiga orang tak bisa diselamatkan. Tapi Alhamdulillah rekan-rekannya dalam kondisi baik,” sambungnya.

Iamenjelaskan, ketiga napi yang meninggal itu berinisial S, RA dan MA. Ketiganya merupakan warga Kabupaten Blora dan memiliki riwayat penyakit bawaaan.

Sedang tiga lagi masih dalam perawatan di dalam rutan dan yang lainnya hanya bergejala ringan. Saat ini pihak Polres Blora masih menyelidiki peristiwa tersebut dengan membawa sejumlah barang bukti. (han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: