Ingin Rumah Subsidi? Ini Syarat dan Program 3 Juta Rumah di Magelang
- calendar_month 37 menit yang lalu

Bupati Magelang yang diwakili Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah David Rudianto menyampaikan paparan Program 3 Juta Rumah di Kabupaten Magelang
BNews-MAGELANG– Pemerintah Kabupaten Magelang menggelar sosialisasi Program 3 Juta Rumah di Rumah Makan Mendut Taman Sari, Kecamatan Mungkid, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pemahaman serta sinergi antar pemangku kepentingan dalam implementasi program nasional tersebut.
Program ini bertujuan menyediakan hunian layak bagi masyarakat, khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), sekaligus mendorong percepatan pembangunan perumahan yang merata, berkeadilan, dan berkelanjutan di Kabupaten Magelang.
Bupati Magelang yang diwakili Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, David Rudianto menegaskan, program ini memiliki dampak ganda, yakni meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menggerakkan sektor ekonomi.
“Program 3 Juta Rumah menjadi langkah konkret pemerintah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat akan hunian layak. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh penerima manfaat, tetapi juga sektor ekonomi yang ikut bergerak,” ujar David.
Di Kabupaten Magelang, program penyediaan rumah bagi MBR menunjukkan progres signifikan. Sepanjang 2025, tercatat 10 kawasan perumahan MBR telah dibangun dengan total 1.507 unit rumah yang tersebar di berbagai kecamatan.
Sementara pada 2026, pemerintah daerah merencanakan pembangunan dua kawasan perumahan baru dengan total 299 unit yang berlokasi di Kecamatan Mungkid dan Tegalrejo.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Selain pembangunan fisik, pemerintah daerah juga memberikan kemudahan bagi masyarakat, seperti pembebasan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk rumah subsidi. Di sisi lain, pengembang perumahan non-subsidi didorong berpartisipasi melalui konsep hunian berimbang guna menciptakan pemerataan pembangunan.
Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan rumah baru, tetapi juga peningkatan kualitas hunian tidak layak, termasuk bagi warga terdampak bencana. Karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program.
“Sinergi menjadi kunci utama. Dengan kolaborasi yang kuat, target pembangunan rumah layak dapat tercapai tepat waktu dan tepat sasaran,” tambah David.
Melalui sosialisasi ini, pemerintah berharap seluruh pemangku kepentingan memahami mekanisme serta manfaat program secara menyeluruh sehingga implementasi di lapangan berjalan optimal.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Magelang, Gunawan Yudi Nugroho menjelaskan, program ini merupakan bagian dari Asta Cita Presiden yang menyasar masyarakat umum hingga Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Calon penerima rumah subsidi harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya belum memiliki rumah,” kata Gunawan.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Proses verifikasi akan dilakukan oleh pihak perbankan untuk memastikan ketepatan sasaran penerima manfaat.
Secara nasional, target pembangunan program ini mencapai 3,44 juta unit rumah dengan dukungan anggaran sebesar Rp23,32 triliun. Alokasi pembangunan dibagi berdasarkan kelompok penghasilan, mulai dari masyarakat berpenghasilan di bawah Rp3,1 juta hingga di atas Rp8 juta per bulan.
Dalam upaya memperkuat pengawasan, Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang turut terlibat. Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti, MHD Fadly Arby menyampaikan, pihaknya telah menjalin kerja sama; antara Kejaksaan Agung Republik Indonesia dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Kerja sama tersebut meliputi pertukaran data dan informasi, peningkatan kapasitas SDM, pengamanan pembangunan strategis, hingga pendampingan hukum. Selain itu, kejaksaan juga berperan dalam pencegahan tindak pidana korupsi serta penegakan hukum guna memastikan program berjalan transparan dan akuntabel.
“Ruang lingkup kerja sama ini sangat komprehensif dan relevan dengan kebutuhan saat ini, terutama dalam; mendukung kelancaran program penyediaan perumahan bagi masyarakat,” kata Fadly.
Dengan dukungan berbagai pihak, Pemerintah Kabupaten Magelang optimistis Program 3 Juta Rumah dapat berjalan optimal. Diharapkan, masyarakat khususnya MBR dapat menikmati hunian yang layak, aman, dan terjangkau sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar