Sebuah Embung Bakal Dibangun di Lereng Merapi Magelang

BNews–DUKUN– Sebuah Desa di lereng merapi ini bakal memiliki sebuah embung atau telaga. Selain untuk pengairan juga akan dimanfaatkan untuk sektor wisata.

Lokasi pembangunannya akan berada sebelah Timur Dusun Duren, Desa Dukun, Kecamatan Dukun.

“Lahan untuk pembangunan embung merupakan tanah kas desa seluas 1 ha. Lokasi embung berada pada jalur pembuangan air irigasi DI Gejiwan,” ungkap Kepala Desa Dukun, Tanto Heryanto.

Ia mengungkapkan juga, bahwa nanti embung itu akan terisi air yang berasal dari sisa saluran irigasi pengambilan sabo dam Sungai Senowo.

“Peruntukan embung tersebut untuk suplesi air irigasi dan pariwisata.  Karena memang keunggulan dari sisi lokasi yang strategis untuk pariwisata yang berada di tepi jalan utama Desa Dukun,” katanya..

Embung tersebut, lanjutnya diharapkan mampu mensuplesi lahan atau sawah di sebelah barat, dengan potensi luasan 36,4 ha. Program tersebut direncanakan akan terealisasi pada tahun 2021.

“Ini program dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Masuk dalam rencana kerja Program Embung/Telaga Progo Opak Serang Tahun Anggaran 2020,” ujarnya.

Loading...

Untuk total anggaran, Tanto menyampaikan sejauh ini belum tahu detailnya. “Itu nanti langsung di Kementrian PUPR, dan pengerjaannya juga dari sana,” imbuhnya.

Tanto juga menyampaikan, proses baru-baru ini adalah pertemuan konsultasi masyarakat (PKM).

“Kegiatan itu kemarin sudah dilakukan 29 Juli 2020 di Dinas PUPR Kabupaten Magelang. Termasuk pekerjaan detai desain Embung/Telaga Progo Opak Serang,” terangnya.

Hasil pertemuan tersebut, lanjutnya adalah menunggu turunnya Surat Rencana Keterangan Kota (SKRK).

“Ya, saya berharap SKRK segera turun agar proses persiapan selanjutnya bisa dilaksanakan. Dan pembangunan Embung di Desa Dukun benar-benar terealisasi tahun 2021 mendatang,” pungkasnya. (bsn)

Master Plane Embung Dukun 1
Master Plane Embung Dukun 1
Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: