Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Sejarah Panjang Perkembangan Harga Bitcoin Dulu dan Kini

Sejarah Panjang Perkembangan Harga Bitcoin Dulu dan Kini

  • calendar_month Sen, 6 Des 2021

BNews–TEKNO– Peminat investasi di aset kripto kini semakin meningkat. Hal ini seiring dengan tren pergerakan harga aset kripto yang semakin naik.

Salah satu aset kripto yang paling popular saat ini adalah Bitcoin. Bahkan, perkembangan harga Bitcoin dari tahun ke tahun pun mengalami peningkatan yang sangat fantastis.

Peningkatan harga Bitcoin secara drastis terjadi setelah perusahaan besar seperti Tesla.

Dimana mereka mengungkapkan rencananya untuk menjadikan kripto sebagai alat pembayaran yang legal dalam waktu dekat untuk kebutuhan transaksi mobil listriknya.

Sejak saat itulah, peminat Bitcoin semakin banyak dan harganya pun meningkat. Lantas, seperti apa perkembangan harga mata uang digital ini dari dulu hingga kini?

Inilah Perkembangan Harga Bitcoin Dulu dan Kini

1. Pertama Kali Muncul di Tahun 2009

Awal kemunculan Bitcoin adalah pada sekitar tahun 2008 – 2009. Pada awal kemunculannya, Bitcoin sempat menghebohkan publik karena misteri yang belum terpecahkan, yaitu siapa sebenarnya orang yang berada di balik aset kripto nomor satu tersebut.

Bahkan, sampai saat ini belum ada kejelasan mengenai siapa pencipta Bitcoin. Apakah seorang individu atau kelompok. Hal yang publik ketahui hanya nama samaran saja, yaitu Satoshi Nakamoto. Pada tanggal 3 Januari 2009, Bitcoin pertama kali diluncurkan ke publik dengan harga awal sebesar US$0,0008 per keping.

Selanjutnya, pada tahun 2010 untuk pertama kalinya Bitcoin diperjual belikan di luar dunia digital menggunakan sistem barter. Memasuki era tahun 2010, Bitcoin mulai diakui dan dipergunakan oleh beberapa perusahaan sebagai alat pembayaran.

2. Semula Harga Bitcoin Hanya Rp14.000,- Saja

Saat ini, harga Bitcoin telah menyentuh level tertinggi sepanjang sejarah dimana harga mata uang digitall ini tembus di angka Rp500 juta. Namun, tidak banyak yang tahu jika pada awal kemunculannya Bitcoin memiliki harga yang sangat rendah. Pada awal kemunculannya di tahun 2010, harga 1 Bitcoin adalah kurang dari 1 USD. Jika dirupiahkan, maka harga 1 Bitcoin hanya sekitar Rp14.000,- saja.

3. Anjlok Drastis Pada Tahun 2013

Selama perjalanannya, perkembangan aset kripto tidak selalu berjalan mulus. Salah satunya terjadi pada tahun 2013 dimana harga Bitcoin anjlok cukup drastis. Penurunan harga Bitcoin terjadi dari level US$1.000 per koin menjadi US$300-an per koin.

Pada saat itu, ada banyak investor yang mengalami kerugian. Bahkan, dibutuhkan waktu hingga lebih dari dua tahun sampai akhirnya harga Bitcoin kembali naik ke lever US$1.000 per keping. Selain mengalami gejolak harga, pencurian dan penipuan pun ikut mewarnai sejarah perkembangan harga Bitcoin.

Pada tahun 2014 silan, Mt.Gox sebagai platform penukaran Bitcoin terbesar di dunia mengalami bangkrut akibat diretas atau dihack. Akibat peristiwa peretasan tersebut, sebanyak 850.000 Bitcoin yang saat itu setara dengan US$500 juta ludes dicuri.

4. Booming Kripto pada Tahun 2017

Memasuki tahun 2017, Bitcoin pertama kalinya memecahkan rekor harga tertinggi, yaitu senilai US$10.000 per keping. Namun, harga tersebut tidak mampu bertahan lama dan kembali turun ke lever US$3.000 pada sekitar Oktober 2018.

Sebagai salah satu aset kripto, harga Bitcoin memang sangat fluktuatif. Setelah anjlok ke level US$3.000 pada akhir tahun 2018, harga Bitcoin kembali meroket pada Juni 2019, yaitu baik ke level US$13.000 per keping. Sayangnya, harga Bitcoin kembali melandai di bawah US$10.000 per koin setelahnya.

5. Harga Bitcoin Menyentuh Angka Setengah Miliar

Booming Bitcoin kembali terjadi di era pandemi Covid 19, tepatnya mulai dari akhir tahun 2020 sampai saat ini. Kenaikan harga Bitcoin tertinggi terjadi pada periode akhir tahun 2020 sampai Maret 2021. Pada periode tersebut, harga Bitcoin naik dari sekitar US$13.000 per keping menjadi US$58.000 per keping.

Lompatan harga Bitcoin pada akhir tahun 2020 terjadi di luar prediksi. Awalnya, harga Bitcoin diprediksi hanya naik sampai ke level US$20.000 yang setara dengan Rp308 juta. Namun, sebelum pergantian tahun 2021, ternyata Bitcoin telah menembus level harga Rp400 juta. Bahkan, pada 9 November 2021 lalu, harga Bitcoin kembali mencetak sejarah baru dimana harganya menyentuh level US$67.808 per keping yang artinya bernilai Rp965,2 juta Rupiah.

Itulah perkembangan harga Bitcoin dari awal kemunculannya sampai sekarang. Seiring dengan semakin melejitnya popularitas Bitcoin, peminat aset kripto ini pun semakin meningkat. Nah, bagi yang ingin ikut berinvestasi pada aset kripto, Anda bisa memantau konversi harga Bitcoin USD IDR. Dengan begitu, Anda bisa senantiasa melihat bagaimana pergerakan harga dari Bitcoin secara real time, sebelum memutuskan untuk membeli atau menjualnya.  (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less