Selamat! 12 Pasang Pengantin Ikuti Nikah Bareng di Universitas Muhammadiyah Magelang

BNews—MAGELANG— Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) bersama Ikatan Alumni Muhammadiyah Magelang (IKA UNIMMA) dan Forum Ta’aruf Indonesia (FORTAIS) Yogyakarta menyelenggarakan acara Nikah Bareng.

Kegiatan dalam rangka menyongsong Tahun Baru 1446 H dan Milad UNIMMA ke-60 ini digelar di Kampus 2 UNIMMA pada Selasa (2/7/2024).

Rektor UNIMMA, Lilik Andriyani mengatakan bahwa acara ini juga sebagai rasa syukur bahwa UNIMMA meraih Akreditasi Unggul. Sekaligus mewujudkan Tri Darma Perguruan Tinggi melalui aksi sosial nikah bareng yang kedua kalinya setelah pada tahun 2019 lalu dalam rangka Agustusan.

”Alhamdulillah ada 12 pasangan yang mengikuti acara Nikah Bareng ini. Mereka berasal dari berbagai kota,” katanya saat sambutan, Selasa (2/7/2024).

Nikah bareng ini diawali kirab pengantin dari halaman kantor Kecamatan Mertoyudan menuju Kampus 2 UNIMMA. Para pengantin mengenakan busana tradisional dan modern muslim.  

Ketua IKA UNIMMA, Isa Ashari menyebut bahwa para peserta mendapat fasilitas gratis berupa biaya nikah, busana/rias pengantin, mahar unik, bingkisan/hadiah hingga dokumentasi. Mahar yang diberikan yakni seperangkat alat sholat, kaligrafi dan satu tumpeng gethuk produk UMKM sebagai makanan khas kuliner Magelang.

”Harapan kita, dengan acara ini bisa membantu meringankan biaya nikah calon pengantin. Bahkan mungkin mereka tidak mengeluarkan biaya sama sekali. Nah biaya yang mestinya untuk nikah bisa mereka gunakan untuk modal berumah tangga,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Acara Nikah Bareng, Ryan Budi Nuryanto menjelaskan bahwa ijab kabul dilakukan di meja lipat dan penyerahan buku nikah di tangga.

”Filosofinya bahwa pasangan ini bisa membangun rumah tangga, berkhidmat untuk bangsa dan negara serta melipat diri bersinergi dengan kondisi zaman yang ada,” jelasnya.

Dia menyebut, para peserta berasal dari berbagai daerah seperti Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Sleman, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Wonosobo hingga DKI Jakarta.

”Ada pasangan sesama lajang, ada pula yang duda dan janda. Harapannya, kegiatan (Nikah Bareng) ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (mta)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!