Semangat Membentuk Kampung KB, Pemkab Kucurkan Rp 90 Juta

BNews—TEMANGGUNG— Sebanyak 40 Kampung KB tercatat di Kabupaten Temanggung hingga tahun 2017. Tahun 2018 ini bertambah sedikitnya 20 Kampung KB di 20 Kecamatan di Kabupaten Temanggung.

Hal ini semakin marak seiring adanya alokasi anggaran dari DAK-APBN sebesar Rp. 90 juta setiap kecamatan di tahun 2018. Maka tahun 2018 ini semakin bertambah keberadaan Kampung KB di Temanggung.

Seperti di Kecamatan Bulu Kabupaten Temanggung ini akan mempersiapakan salah satu Desa untuk dijadikan Kampung KB. “Hal ini dilihat potensi wilayah dan syarat-syarat pembentukan Kampung KB, maka tahun ini TPKB Kecamatan Bulu agar mempersiapkan Desa Tegalrejo untuk diresmikan menjadi kampung KB”, ungkap Camat Bulu Usdimanto dalam Rapat Koordinasi Program KKBPK (Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga) Kecamatan Bulu di kompleks Puri Kencana Temanggung (12/4).

“Tentunya semua ini dalam rangka penggerakan kesadaran masyarakat terhadap program KB, Maka saya meminta jajaran Muspika sebagai Tim Pembina Keluarga Berencana harus menyatukan langkah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendirian kampung KB bersama petugas PPKBD (Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa) dan jajaran UPT KB Kecamatan.” imbuhnya didepan 40 orang peserta Rakor yang terdiri dari Muspika kecamatan Bulu, Ketua TP PKK Kec. Bulu, Kepala UPT KB beserta para PLKB Kecamatan, dan para PPKBD se kecamatan Bulu.

Terkait kegiatan advokasi kepeda pemegang kebijakan di desa untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mendukung program KKBPK. “Saya juga menghimbau kepada para kepala desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) agar dapat mengalokasikan dana dalam APBDes untuk membiayai kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui kampung KB,” Himbau Usdimanto.

Sementara itu Kepala UPT KB kecamatan Bulu Dhany Triyanti mengatakan, PPKBD dituntut untuk selalu meningkatkan pengetahuan secara pribadi karena saat ini PPKBD diberikan honorarium setiap bulan sebesar Rp. 250.000 atas kegiatan memberikan penyuluhan kepada masyarakat sedikitnya 5 kali kegiatan dalam sebulan.

“Oleh karena itu sebelum memberikan penyuluhan, kader PPKBD harus menyiapkan materi terlebih dahulu yang berarti bahwa PPKBD harus banyak membaca dan belajar terus tentang program KKBPK. (bhp/bsn)

Loading...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: