Seorang Wartawan Asal Jakarta Ditangkap Polisi Di Sebuah Cafe Di Magelang

BNews–MUNGKID– Seorang wartawan asal Jakarta diamankan petugas polisi di sebuah cafe di  Magelang 8 Januari 2021 lalu. Orang tersebut diamankan karena terlibat kasus penyalahgunaan narkoba jenis psikotropika.

 Kasat Resnarkoba Polres Magelang Iptu Bintoro Thio Pratama, mengatakan pelaku diamankan setelah beberapa waktu dilakukan pengintaian. “Sekitar pukul 10.30 wib waktu itu, pelaku diamankan di sebuah cafe di kawasan Paremono Mungkid Magelang,” katanya.

Tersangka ini adalah Adi Prianda alias Elang, 49 tahun warga Pasar Minggu Jakarta Selatan yang status pekerjaan di KTP adalah wartawan. “Namun pelaku ini tinggal di tempat saudaranya di daerah Pabelan Mungkid,” ujarnya.

Kasus ini terungkap bermula petugas mengetahui adanya transaski psikotropika jenis  Alganax Alprazolam 1mg sebanyak 20 butir yang dibeli tersangka melalui akun instagram Rexa Shop. Pembelian itu berlangsung pada 5 Januari 2021 oleh tersangkan menggunakan handphone miliknya.

“Saat itu diketahui tersangka membeli dengan harga Rp 350.000 beserta ongkir. Dan pembayaran menggunakan BCA Mobile miliknya,” imbuhnya.

Namun, lanjutnya dikarenakan alamat tersangka Jakarta, maka pengiriman ke Magelang ditunjukan mengatasnamakan Ahmad Komarodin di Pabelan Mungkid. “Nama tersebut adalah kakaknya, karena selama ini tersangka menginap disana,” terangnya.

Bintoro juga menyampaikan, pada tanggal 8 Januari 2021 petugas melakukan tracking paket kiriman berisi psikotropika tersebut. Dan setelah dilakukan cek sekitar pukul 10.00 wib, paket sudah tiba di alamat tujuan di Pabelan Mungkid.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Saat itu paket diterima Ahmad Komarudin lalu diserahkan kepada tersangka. Kemudian tersangka pergi menuju sebuah cafe di paremono Mungkid,” tegasnya.

Mengetahui hal tersebut, petugas satres narkoba mendatangi tersangka di cafe, kemudian saksi dari perangkat desa setempat dan ahmad komarudin juga datang. “Petugas menggeledah tersangka dan membuka paket tersebut. Setelah dibuka berisi 20 butir alganax alprazolam 1 mg. Dan dua butir alganax alprazolam 1 mg dalam plastik klip bening di dalam kardus Earphone merk robot warna puyih,” paparnya.

Saat itu juga  tersangka mengakui apabila paket tersebut adalah miliknya. Kemudian tersangka beserta barang bukti dibawa ke Polres Magelang.

Atas perbuataanya, tersangka dikenakan pasal  62 UU RI No. 5 tahun 1997 tentang Psikotropika. “Barang siapa secara tanpa hak, memiliki, menyimpan dan/atau membawa psikotropika dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 100 juta,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: