Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Sering Mual dan Perut Tidak Enak? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sering Mual dan Perut Tidak Enak? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • calendar_month Ming, 30 Agu 2026

BNews–KESEHATAN– Perut terasa tidak nyaman dan mual merupakan keluhan umum yang sering dikaitkan dengan gangguan lambung, namun sebenarnya bisa dipicu oleh berbagai faktor.

Meski terlihat ringan, kondisi ini bisa menjadi sinyal adanya masalah kesehatan pada sistem pencernaan maupun organ tubuh lainnya.

Melansir dari Alodokter, Minggu (30/8/2026), penanganan mual harus disesuaikan dengan akar penyebabnya agar dapat teratasi dengan tepat.

8 Penyebab Utama Perut Mual dan Tidak Enak

• Konsumsi Makanan Terkontaminasi: Makanan basi, kurang matang, atau tidak higienis dapat membawa bakteri/virus pemicu keracunan, muntaber, hingga diare.

• Gangguan Pencernaan: Penyakit seperti maag, GERD (asam lambung naik), gastritis, hingga radang usus dapat menyebabkan perut kembung, perih, dan mual. Terutama setelah makan makanan pedas, asam, atau berlemak.

• Mual Kehamilan (Morning Sickness): Perubahan hormon pada awal masa kehamilan (trimester pertama) umumnya memicu mual, sensitivitas bau, dan perubahan selera makan.

• Infeksi Virus atau Bakteri: Infeksi pencernaan (tipes, muntaber) maupun organ lain (seperti Infeksi Saluran Kemih) kerap memicu mual disertai demam.

• Efek Samping Obat: Penggunaan beberapa obat, seperti antibiotik, obat antiinflamasi, obat tekanan darah, atau suplemen zat besi dapat menimbulkan efek samping. Berupa iritasi lambung atau gangguan pada sistem pencernaan.

• Gangguan Organ Lain: Masalah medis yang lebih serius seperti batu empedu, hepatitis, hingga gagal ginjal sering menunjukkan gejala awal berupa mual dan nyeri perut.

• Faktor Psikologis: Stres, cemas berlebih, dan kelelahan dapat menaikkan asam lambung serta membuat otot perut menegang.

• Migrain atau Vertigo: Sakit kepala berdenyut atau sensasi pusing berputar dapat memicu respons mual hingga muntah pada tubuh.

Jika gejala masih tergolong ringan, lakukan beberapa cara berikut untuk meredakannya:

• Istirahat yang cukup.
• Minum air putih hangat sedikit demi sedikit.
• Konsumsi makanan bertekstur lembut (seperti bubur atau roti tawar) dalam porsi kecil.
• Hindari makanan pedas, asam, berlemak, serta minuman berkafein, bersoda, atau beralkohol.
• Kelola stres dengan teknik pernapasan atau relaksasi.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mual berlanjut, terasa semakin berat. Atau disertai tanda seperti demam tinggi, sesak napas, serta tubuh tidak bisa menerima makanan/minuman sama sekali.

(*)

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less