Proyek Tol Yogyakarta-Bawen Sentuh Kawasan Sakral, Ratusan Makam Direlokasi
- calendar_month Sel, 27 Mei 2025

ilustrasi relokasi makam karena terdampak proyek Jalan Tol Jogja Bawen
BNews-JOGJA– Sejumlah makam di wilayah Kabupaten Sleman harus direlokasi sebagai bagian dari proyek pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN).
Salah satu lokasi terdampak proyek tersebut adalah pemakaman di Padukuhan Susukan III, Kalurahan Margokaton, Kapanewon Seyegan, Sleman.
Sebanyak 190 makam di pemakaman tersebut dipastikan akan dipindahkan ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) baru yang masih berada dalam satu kompleks dengan lokasi sebelumnya. Hal ini merupakan tahap kedua dari relokasi makam yang terdampak proyek tol.
“Ini tahap dua. Pertama dulu ada 56 itu yang kena tiang (tol). Kalau yang saat ini dari pendataan kami ada 190 yang dipindahkan,” kata salah satu tokoh Padukuhan Susukan III, Didik Harjunadi, yang dikutip Minggu, 25 Mei 2025.
Proses pemindahan makam dilakukan dengan sangat hati-hati dan tetap memperhatikan adat serta tradisi lokal, seperti pelaksanaan doa bersama dan ritual “bedah bumi” sebelum dilakukan penggalian makam.
Didik menyampaikan bahwa proses ini diperkirakan memakan waktu sekitar dua hingga tiga hari.
“Jadi diawali dengan pendataan (makam terdampak), kemudian ini selamatan bedah bumi. Kemudian besok juga ada selametan, syukuran setelahnya,” lanjutnya.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Pihak pengelola proyek tol juga telah memberikan kompensasi kepada ahli waris atau keluarga jenazah sebagai bagian dari tanggung jawab sosial proyek pembangunan.
Kompensasi yang diberikan untuk proses pemindahan makam adalah sebesar Rp 5 juta per jasad.
Meski area pemakaman lama tidak sepenuhnya terdampak, beberapa bagian harus diperluas untuk menampung makam yang direlokasi.
Salah satu tokoh masyarakat di Padukuhan Susukan III tersebut bahkan mewakafkan sebagian tanah miliknya untuk mendukung proses pelebaran lahan pemakaman.
Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mempercepat pertumbuhan ekonomi, terutama di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.
Meskipun proyek ini membawa manfaat besar dari sisi infrastruktur, pelaksanaannya tetap mengedepankan aspek sosial dan budaya; terutama dalam penanganan relokasi tempat-tempat sakral seperti makam. (*/metrotv)
About The Author
- Penulis: Pemela




Saat ini belum ada komentar