Sosok Fitria, Menantu yang Sedang Hamil Dibunuh Mertua Ternyata Dijodohkan
- calendar_month Sab, 4 Nov 2023

Fitria sang menantu yang sedang hamil 7 bulan jadi korban dibunuh ayah mertua
Khoiri (52) memotong leher Fitria Almuniroh Hafidloh Diyanah (23), menantunya yang sedang hamil tujuh bulan. Ternyata, Khoiri membunuh menantunya karena menolak ajakan hubungan intim.
“Korban sedang mandi. Dia melihat menantunya berbaring telentang di kamar. Karena tergiur, dia masuk ke dalam kamar dan mencium menantunya,” kata Waka Polres Pasuruan Kompol Hari Aziz.
Korban berteriak minta tolong karena tidak ingin memenuhi keinginan bejat mertuanya. Hal ini membuat pelaku marah sehingga merenggut nyawa Fitria.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
“Korban berteriak-teriak, sehingga pelaku panik dan lari ke dapur untuk mengambil pisau. Kemudian dia ke kamar dan menindih korban serta memenggal lehernya,” tambah Hari.
Fitria dibunuh oleh mertuanya, Khoiri, yang merupakan penduduk Dusun Blimbing, Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan pada Selasa (13/10) pukul 16.00 WIB. Ayah mertuanya menggorok leher Fitria di kamarnya.
Khoiri (52) dengan kejam memenggal leher menantunya, Fitria Almuniroh Hafidloh Diyanah (23) yang sedang hamil 7 bulan hingga tewas. Ia mengaku melakukan aksinya karena panik dan takut ketahuan oleh tetangga setelah korban memberontak saat akan diperkosa.
Tersangka mengakui bahwa ini adalah pertama kalinya dia melakukan pelecehan seksual terhadap korban. Nafsunya muncul saat dia melihat menantunya baru saja selesai mandi dan berbaring telentang di atas kasur.
“Ini pertama kali,” kata tersangka saat konferensi pers di Mapolres Pasuruan, Kamis (2/11/2023).
Waka Polres Pasuruan Kompol Hari Aziz mengatakan selama ini, tersangka, korban, dan suami korban tinggal dalam satu rumah. Tersangka sudah menjadi duda selama 10 tahun.
“Ketika kejadian terjadi, anak atau suami korban sedang mengikuti pelatihan kerja. Ketika suami korban pulang, dia menemukan istrinya dalam kondisi terluka parah,” jelas Hari.
Keluarga Fitria Almuniroh Hafidloh Diyanah (23) tak bisa menahan tangis saat motif mertua membunuh menantu di Pasuruan akhirnya terungkap. Fitria yang sedang hamil 7 bulan digorok lehernya karena menolak melakukan hubungan intim dengan Khoiri.
Orang tua Fitria, Nurul Afini dan Munir sangat marah. Mereka berusaha keras untuk mencoba menerima kejadian yang sadis ini, tetapi masih merasa sangat berat.
“Astaghfirullahaladzim. Siapa yang mau melihat anaknya digorok seperti itu? Tidak ada yang mau! Tidak ada yang mau melihat anaknya digorok begitu! Saya benar-benar sakit hati dengan dia,” kata Nurul sambil menangis.
Nurul berharap keadilan. Dia spontan melemparkan sumpah serapah kepada Khoiri. Hanya kata-kata itu yang pantas untuk mengolok-olok dan mengutuk perbuatan bejat dan sadis yang dilakukan Khoiri terhadap Fitria.
“Saya berharap dia menerima hukuman yang berat, dia harus cacat. Tangannya dan kakinya harus cacat,” ujar Nurul dengan penuh kemarahan. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar