Terharu, Ini Alasan Kakek Sukirman Nikahi Nenek Sri di Usia Senja

BNews—SLEMAN— Witing Tresno Jalaran Soko Kulino. Pepatah Jawa itu cocok untuk menggambarkan pasangan pengantin baru asal Jogjakarta, Kakek Sukirman dan Nenek Sri Maryati.

Sukirman diketahui pertama kali mengenal Sri dari kegiatan lanjut usia (lansia) yang sering diikutinya. Dari pertemuan tersebut, dari dalam hati perlahan muncul bibit saling suka. Hingga tumbuh menjadi cinta dan akhirnya mereka memutuskan untuk duduk bersama di kursi pelaminan.

Usai menikah, Sabtu (18/1), keduanya tinggal di sebuah rumah sederhana. Tepatnya di Kaliurang Barat Rt 07 RW 19, Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Jogjakarta.

Letak rumah itu berada di sebuah gang kecil. Jaraknya 50 meter dari jalan raya dengan medan jalan berupa turunan anak tangga. Jadi, untuk menuju ke sana harus berjalan kaki sejauh 50 meter dari jalan raya.

Sukirman bercerita, ia mengaku sudah lama mengenal Sri. Dirinya mengenal istrinya tersebut dari kegiatan lanjut usia (lansia) di Jogjakarta.

”Ya, kegiatan di Objek Wisata Tlogo Putri Kaliurang. Lalu melancong bersama dengan lansia yang lain ke pantai di Gunungkidul,” jelas dia menceritakan awal mula pertemuannya.

Usai berkenalan beberapa waktu, keduanya semakin dekat. Semakin hari bertambah akrab.

Loading...

Sukirman sendiri mengaku sudah empat tahun menjadi duda usai ditinggal kepergian istri pertamanya. Sehingga, mau tidak mau, ia membutuhkan seorang pendamping yang bisa mengurusnya di usia senjanya.

”Ya, bagaimana. Saya sudah tua. Hidup sendiri tidak enak,” jelasnya.

Kecintaan pada Sri, diungkapkan Sukirman tidak berlandaskan hasrat nafsu. Namun ia beralasan, menikah kembali diusia 91 tahun karena ingin hidup berdua dan membagi sepinya.

”Bukan karena nafsu karena saya ini sudah tua. Tapi bagimana bisa gotong royong. Dan kalau malam tidak sepi. Ada teman untuk cerita,” imbuh kakek yang sudah dikaruniai 19 cucu itu. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: