Tiket Naik, Pengunjung Borobudur Ditargetkan 388 Ribu Selama Lebaran

BNews—BOROBUDUR—Libur lebaran 2019, Pengelola Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur menargetkan total kunjungan 388.327 wisatawan. Sementara hari ini, (8/6) atau H+3 lebaran diharapkan akan menjadi puncak kunjungan wisatawan dengan target 61.544 orang.

Meski harga tiket mengalami kenaikan selama musim lebaran, tidak memengaruhi antusiasme wisatawan dari berbagai daerah untuk berkunjung. Diketahui direksi PT TWC Borobudur menaikkan tiket semula Rp 40 ribu menjadi Rp 50 ribu dan untuk anak-anak dari Rp 20 ribu menjadi 25 ribu. Kebijakan ini dilakukan lantaran adanya penambahan biaya operasional dan penambahan wahana di sekitar candi.

Manajemen PT TWC Borobudur sendiri mengaku sudah bersiap satu bulan sebelum lebaran sebagai bentuk pelayanan terbaik bagi pengunjung. Mulai dari hiburan kesenian rakyat, atraksi memberi makan menjangan hingga peningkatan pelayanan bagi wisatawan. Seperti membuka parkir dan loket cadangan di Lapangan Kujon, Kecamatan Borobudur.

General Manajer PT TWC Borobudur, I Gusti Putu Ngurah Sedana menuturkan, manajemen menetapkan masa ramai libur lebaran selama 11 hari. Terhitung H-1 hingga H+10 lebaran atau tanggal 15 Juni 2019.

Loading...

”Selama libur lebaran 1440H kami optimis mampu mendongkrak kunjungan wisatawan atau naik 5 hingga 10 persen dibanding tahun lalu yang mencapai 334.069 wisatawan,” tutur Putu, Sabtu (8/6).

Putu mengatakan, jumlah kunjungan ke Candi Borobudur hari Jumat, (7/6), mencapai 49 ribu lebih wisatawan. Diharapkan, hari ini menjadi puncak kunjungan. Utamanya mampu menembus rekor tahun lalu yang mencapai 57 ribu orang.

”Mudah-mudahan bisa melewati dari yang kemarin,” katanya.

Imbuh Putu, dirinya menghimbau kepada para wisatawan atau pemudik untuk berhati-hati dalam perjalanan menuju Candi Borobudur. Seperti tahun-tahun sebelumnya terutama weekend, arus lalu lintas menuju Borobudur terjadi antrean kendaraan cukup panjang.

”Ikuti petunjuk arah yang sudah ditentukan oleh kepolisian dengan harapan bisa memperlancar tujuan mau ke Candi agar tidak terjadi kemacetan,” imbuhnya.

Salah satu wisatawan asal Jakarta, Rani bersama rombongan mengaku baru kali pertama berkunjung ke Candi Borobudur. Rani tidak sungkan memuji keelokan bangunan candi budha terbesar di dunia itu sebagai destinasi wisata terbaik yang pernah di kunjunginya.

”Sangat indah. Sebelum naik ke Candi Borobudur kami juga menyempatkan memberi makan menjangan,” ucap Rani. (han/bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: