Tingkatkan Kualitas SDM, Pelatihan Housekeeping Dibuka di Magelang

BNews—MAGELANG— Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Medan menggandeng beberapa pihak, menggelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Hybrid Learning System Kejuruan Pariwisata Jenis Pelatihan Housekeeping. Acara dibuka secara resmi di Atria Hotel, Rabu (18/8/2021).

Pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia terkait program pemerintah pusat dalam pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Yang mana pembangunan secara fisik sudah sangat masif dilakukan di kawasan Borobudur.

“BBPLK Medan sebagai penyelenggara, menggandeng kami dan Indonesia Hotel General Manager (IHGM) serta disupport penuh oleh Atria Hotel Magelang melaksanakan kegiatan pelatihan ini,” kata Koordinator acara, Abet Nugroho.

Dia menjelaskan, peserta berjumlah 16 orang dari bidang Homestay, sesuai dengan ketentuan di masa Pandemi. Pelatihan selama 320 jam atau sekitar 40 hari dengan teknisnya yakni secara online, offline dan magang.

”Selama satu minggu kedepan, peserta mendapatkan materi secara online. Kemudian dilanjutkan ke tahapan berikutnya yakni magang kerja. Nantinya masih akan ada terus paket pelatihan-pelatihan yang lain lagi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Abet menyebut bahwa lokasi untuk magang kerja para peserta ini berada di tempat yang terjangkau dengan tempat tinggal mereka.

“Untuk tempat magangnya rencana kita tidak banyak dan semua terpusat di Magelang, hanya akan ada lima atau enam tempat akomodasi magang saja. Dan peserta nanti bisa menyesuaikan dengan tempat yang terdekat,” ujarnya.

Dia pun berharap, pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas SDM peserta pelatihan khususnya di bidang homestay. Sehingga dapat menjadi penyeimbang program-program pembangunan fisik yang dilakukan oleh pemerintah pusat.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Sementara itu, Koordinator Wilayah IHGM Kedu, Chandra Irawan menyampaikan, jika materi pelatihan akan disampaikan pada tanggal 19 Agustus 2021 dengan materi Human Resource. Yaitu tentang bagaimana cara menghadle konflik yang terjadi.

“Karena instruktur dari kami (Atria Hotel) untuk materi kita sudah siapkan. Untuk tempat training bisa di sini atau di kawasan Borobudur kita tidak masalah, bisa semuanya,” kata Chandra

Terkait instruktur, kata dia, jika dirinya menggunakan Departemen Head yang ada di Atria Hotel. Bukan hanya untuk housekeeping saja, jika diperlukan dalam hal memasak, penyajian makanan dan sebagainya pihaknya selalu siap memberikan materi.

“Untuk temen-temen di Borobudur kita selalu siap, dalam rangka mendukung percepatan Super Prioritas Borobudur,” ujarnya.

Dia berharap, dapat menularkan etos kerja hospitality kepada pengelola homestay sehingga nanti akan terwujud Homestay yang mempunyai servis dengan cara bintang empat.

“Kalau pelayanan di Homestay Borobudur seperti hotel bintang empat kan menjadikan lengt of stay yang tinggi dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” harapnya.

Jonni Marpaung selaku Sub Koordinator Penyelenggara BBPLK Medan menyebut, Kementrian Ketenagakerjaan melalui Unit Pelaksana Teknisnya yaitu BBPLK Medan sudah berupaya memberikan perluasan kesempatan kerja dengan cara mengembangkan sumber daya manusia.

Dia memaparkan bahwa sasaran pelatihan ini adalah masyarakat umum. Sehingga harapannya ketika pandemi Covid-19 sudah usai dan dunia pariwisata terutama sektor perhotelan dan homestay sudah dibuka, kompetensi peserta pelatihan akan banyak dibutuhkan dan dapat memberikan kontribusi pada sektor tersebut. (mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: