Update Jalan Tol yang Lintasi Magelang, Tahap Musyawarah Bentuk Ganti Rugi
- calendar_month Kam, 3 Nov 2022

Proses konsultasi publik dan pengadahaan lahan jalan tol bawen-yogyakarta di Magelang
BNews–MAGELANG– Proses persiapan proyek pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen di Kabupaten Magelang terus berlanjut. Terbaru sudah memasuki tahap Musyawarah Penetapan Bentuk Ganti Rugi.
Penetapan ini diawali dari wilayah Desa Bligo, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang. Pelaksanaan penetapan bentuk ganti rugi ini digelar di Balai Desa Bligo, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, pada Rabu (02/10/2022).
Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Magelang, A Yani, mengatakan; bahwa proses musyawarah di Desa Bligo terdapat 447 bidang yang terdampak pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen tersebut.
“Proses musyawarah kami bagi dalam dua sesi. Sesi pertama (pagi) sebanyak 110 bidang, sesi kedua (sore) sebanyak 109 bidang, total hari ini ada 219 bidang. Kemudian, untuk sisanya dilaksanakan besok (3/11/2022) dibagi dua sesi juga,” katanya.
Ia menambahkan, pada musyawarah kali ini hasilnya sebanyak 186 masyarakat menyetujui.
Sedangkan ada sembilan masyarakat tidak menyetujui karena tidak datang atau belum memenuhi persyaratan surat kuasa.
“Lalu, sisanya 24 bidang itu yang terkena saluran dan jalan. Jadi Alhamdulillah, hari ini luar biasa suasananya kondusif,”ungkapnya.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Ia menjelaskan, untuk wilayah Kabupaten Magelang terdapat 13 desa yang masuk ke dalam seksi dua dalam pengerjaan proyek Tol Yogyakarta-Bawen.
Sebanyak 7 desa di antaranya sudah memasuki tahap appraisal dan 3 desa akan memasuki tahap Musyawarah.
Kemudian yang akan diajukan lagi proses penetapannya sebanyak 3 desa.
“Adapun 7 desa yang sudah tahap appraisal itu Bligo, Jamus Kauman, Karang Talun, Pakunden, Ploso gede, Ngluwar dan Blongkeng. Dan yang akan dikontrak permohonan penetapan itu ada Sriwedari, Congkang dan Ngawen. Setelah itu Keji, Taman Agung dan Pabelan yang segera kami proses secepatnya, lebih cepat lebih baik. Mungkin tenggat waktu sepanjang masyarakat setuju semua maka lebih cepat lebih baik. Jadi harapannya Desember itu sudah aktivitas yang optimal kalau bisa sudah selesai,”ujarnya.
Ia juga menerangkan, nantinya wilayah Bligo akan menjadi jalur utama untuk jalan Tol Yogyakarta-Bawen.
“Jadi trase utama, berikut exitnya yang ikut langsung ke Banyurojo masuk wilayah Yogyakarta, tetapi berbatasan langsung dengan Desa Bligo ini, jadi ini jalur utama,”urainya. (*/tribun)
About The Author
- Penulis: Marisa Oktavani





Saat ini belum ada komentar